Bulungan, MK – Saat ini baru 5 kecamatan di Bulungan yang mendapatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu di Kecamatan Tanjung Selor, Tanjung Palas, Tanjung Palas Barat, Tanjung Palas Timur dan Tanjung Palas Utara. Sisa 5 kecamatan lainnya masih dalam proses pembangunan dapur dan menunggu pembukaan operasional. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kelas I Kalimantan Utara (Kaltara) Badan Gizi Nasional (BGN), Dr Harjito B S.STP, M.Si dalam audiensi bersama Wakil Bupati (Wabup), Kilat, A.Md dan jajaran Pemkab Bulungan di Ruang Rapat BKAD pada Rabu (4/11).
Audiensi dilakukan menindaklanjuti telah terbentuknya kantor wilayah BGN Kaltara sejak sekitar 2 minggu lalu. Dalam pertemuan dijelaskan, saat ini sebaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tanjung Selor terdapat 8, Tanjung Palas 2, Tanjung Palas Barat 1, Tanjung Palas Timur 2 dan Tanjung Palas Utara 1 sehingga total sebanyak 14 SPPG.
Kemudian terdapat SPPG sudah siap operasional 2 unit, aglomerasi (kawasan padat) 8 dan SPPG terpencil sebanyak 44 unit. Bila semua sudah beroperasi, jumlah SPPG di Bulungan diproyeksikan mencapai 68 unit.
Diungkapkan pula, dari 14 SPPG yang ada, baru 10 yang sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (LHS), masih kurang 4. Untuk Sertifikat Halal masih kurang 2 yaitu di wilayah Tanjung Palas Timur dan Tanjung Selor.
“Namun pada prinsipnya semuanya sedang dalam proses penyelesaian. Kami terus mendorong yayasan serta mitra agar segera menyelesaikan,” ujar Kepala KPPG Kaltara. Terkait pemenuhan bahan baku dan rantai pasok lokal, pihak BGN menginginkan adanya multiplier effect agar perputaran uang yang masuk ke Bulungan melalui program MBG tidak keluar lagi dari daerah. Pemkab melalui perangkat daerah terkait diharapkan dapat memastikan rantai pasok dan masyarakat Bulungan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
“Jangan sampai kebutuhan bahan baku harus didatangkan dari Tarakan, Malinau maupun Tana Tidung padahal sebenarnya bisa dipenuhi dari Bulungan. Ini tantangan bagi kita semua khususnya pemerintah daerah, untuk memastikan dan memenuhi kebutuhan SPPG yang ada di Bulungan,” imbuhnya. Sementara untuk penerima manfaat MBG di Bulungan disebutkan sebanyak 49.857 orang atau sekitar 64 persen. Terbanyak berada di Kecamatan Tanjung Selor sebanyak 20.000 orang dan sudah terlayani 19.000 orang atau sekitar 93 persen.
Wabup Bulungan menyampaikan apresiasi atas audiensi serta terbentuknya kantor wilayah BGN Kaltara. Wabup didampingi jajaran perangkat daerah berharap program MBG dapat segera direalisasikan khususnya bagi anak-anak sekolah yang berada di wilayah 3T di Bulungan. (**)

