22 Kasus Terbaru, 158 Orang Positif COVID-19 di Sabah

by Redaksi Kaltara
  • Tawau Penyumbang Terbanyak dengan 40 Kasus

KOTA KINABALU – Sabah terus mencatat kasus COVID-19 positif dengan 22 kasus baru dilaporkan hari ini, Minggu 22 Maret 2020.

Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Malaysia, Datuk Frankie Poon Ming Fung mengatakan, jumlah itu telah membuat kasus positif COVID-19 di negara bagian mencapai 158 kasus.

Menurutnya, Tawau mencatat jumlah tertinggi dengan 40 kasus diikuti oleh Lahad Datu 33 kasus.

Datuk Frankie mengatakan, 22 kasus dilaporkan di Kota Kinabalu sementara Tuaran mencatat jumlah kasus baru sebanyak enam kasus, menjadikan daerah ini 12 kasus positif.

“Kinabatangan dan Sandakan masing-masing mencatat 11 kasus diikuti oleh Beaufort dengan enam kasus sementara Kota Belud dan Kunak masing-masing memiliki lima kasus. Empat kasus dilaporkan di Putatan dan Sipitang, diikuti oleh Papar dan Ranau masing-masing, dan Semporna,” katanya dalam sebuah pernyataan, Minggu 22/03 seperti di kutif dari Utusan Borneo Online.

Menteri Kesihatan dan Kesejahteraan Rakyat Datuk Frankie Poon Ming Fung

Datuk Frankie mengatakan, pada 22 Maret 2020, jumlah pasien meninggal 1 orang di Tawau.

Menurut Departemen Kesehatan Malaysia (KKM), COVID-19 positif tertinggi ketiga di Sabah tercatat di Malaysia setelah Selangor dengan 309 kasus dan Kuala Lumpur dengan 183 kasus.

Dua COVID-19 kematian dicatat pada 22 Maret 2020, sehingga jumlah total kematian menjadi 10 orang.

Kasus kematian kesembilan melibatkan seorang dokter medis Depkes berusia 48 tahun dengan sejarah perjalanan ke Turki.

Kematian ke-10 seorang pria berusia 74 tahun dari sebuah kelompok tabligh yang dirawat di Rumah Sakit Penang pada 13 Maret sebelum dipastikan meninggal pada pukul 4.05 sore. Kedua kasus adalah warga negara Malaysia.

Ada 123 kasus baru di Malaysia yang dilaporkan hari ini, 74 kasus dari kelompok majelis tabligh dan 49 kasus dari kelompok lain.

Jumlah itu membuat COVID-19 positif di Malaysia meningkat menjadi 1.306 kasus.

Sebanyak 25 kasus dilaporkan dan diizinkan untuk dirilis pada 22 Maret 2020, sehingga jumlah total kasus menjadi total pemulihan di 139 kasus. (Red/UBO)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: