Lahan Dibakar di Siang Hari, Api Nyaris Ancam Permukiman Warga di Tideng Pale

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, MetroKaltara.com – Meski imbauan larangan membakar lahan terus disampaikan, praktik pembakaran sembarangan masih saja terjadi. Kali ini, kebakaran lahan kembali terjadi di kawasan Kebun Sayur, Desa Tideng Pale, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.00 WITA, dan nyaris mengancam permukiman warga.

Kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran lahan di siang hari. Kondisi cuaca panas membuat api dengan cepat merambat dan meluas hingga mendekati area rumah warga yang berada di bawah lokasi lahan.

Seorang warga setempat mengaku terkejut saat mengetahui kejadian tersebut. Ia bahkan baru saja pulang dari ibadah ketika diberi tahu oleh tetangganya.

“Tadi baru pulang ibadah, ada tetangga gedor katanya ada kebakaran lahan di atas. Jadi kami tadi berusaha padamkan dengan peralatan seadanya,” ujarnya.

Menurutnya, lokasi lahan yang terbakar berada tepat di atas rumahnya, sehingga menimbulkan kekhawatiran besar api akan menjalar ke permukiman.

Warga sekitar sempat melakukan upaya pemadaman secara mandiri menggunakan alat seadanya sambil menunggu bantuan datang. Kepanikan sempat terjadi karena kobaran api terus membesar dan menghasilkan asap tebal.

Kebakaran Lahan Yang Terjadi di Atas Pemukiman Warga

Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, sebanyak tiga unit mobil Pemadam Kebakaran diterjunkan ke lokasi, dibantu dua unit kendaraan dari Dinas Kehutanan. Personel gabungan tampak sigap dan terkoordinasi dalam memadamkan api agar tidak meluas.

Upaya pemadaman berlangsung intens, mengingat kondisi lahan yang kering mempercepat penyebaran api. Petugas berjibaku mengisolasi titik api dan memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Pihak kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk melakukan pengamanan serta memantau situasi. Kehadiran aparat sekaligus untuk mengantisipasi kemungkinan dampak lebih luas serta menelusuri penyebab kebakaran.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material yang dilaporkan. Meski demikian, peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius bagi masyarakat.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama di siang hari saat suhu udara tinggi. Selain berisiko besar memicu kebakaran, tindakan tersebut juga dapat berujung pada konsekuensi hukum.

Kejadian ini menegaskan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan serta keselamatan permukiman dari ancaman kebakaran lahan. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses