TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara (KPwBI Kaltara) meraih penghargaan Silver Winner dalam ajang The 8th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2026 pada kategori Pelayanan Informasi Publik Terinovatif.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltara, Reza Hidayat, dalam malam puncak AHI 2026 yang berlangsung di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta, Kamis (8/10/26).
Penghargaan ini diberikan atas inovasi BI Kaltara dalam mengembangkan layanan informasi publik yang inklusif, mudah diakses, dan menjangkau masyarakat di berbagai wilayah, termasuk kawasan perbatasan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Inovasi yang diusung bertajuk “Ruang Pelayanan Informasi Publik yang Inklusif dan Menjangkau Perbatasan Kalimantan Utara” dengan semangat “Informasi Tanpa Batas”.
Melalui inovasi tersebut, BI Kaltara berupaya memastikan keterbatasan geografis maupun kondisi fisik tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang berkualitas dan tepercaya.
Ruang Layanan Informasi Publik yang berada di area lobi kantor BI Kaltara dilengkapi berbagai fasilitas pendukung bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Fasilitas tersebut meliputi kursi roda, guiding block, bidang miring, buku dan formulir Braille, video berbahasa isyarat, serta toilet khusus disabilitas.
Selain menyediakan fasilitas fisik, BI Kaltara mengintegrasikan layanan informasi dengan berbagai kanal komunikasi digital dan kegiatan diseminasi secara langsung. Dengan demikian, masyarakat dapat mengakses informasi tanpa harus selalu datang ke kantor BI Kaltara.
Penguatan layanan juga dilakukan melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyampaian dan permohonan informasi, koordinasi digital untuk mempercepat respons pelayanan, serta survei kepuasan masyarakat berbasis kode QR.
Untuk memperluas jangkauan informasi, BI Kaltara turut memanfaatkan media baliho dan layar LED di fasilitas transportasi publik, melaksanakan edukasi kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, instansi terkait, dan media.
Upaya tersebut diarahkan agar layanan informasi publik dapat menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan akses akibat kondisi geografis.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara, Agus Taufik, mengatakan penghargaan AHI 2026 menjadi momentum bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi publik.
Menurutnya, BI Kaltara akan terus memperkuat inovasi layanan, meningkatkan aksesibilitas bagi kelompok rentan, serta memperluas sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui langkah tersebut, BI Kaltara berharap manfaat keterbukaan informasi publik dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Utara.
“Informasi Tanpa Batas” menjadi semangat yang diusung BI Kaltara dalam menghadirkan layanan informasi yang tidak hanya tersedia di ruang fisik, tetapi juga dapat diakses masyarakat tanpa terhalang jarak dan keterbatasan geografis.
Upaya ini merupakan bagian dari komitmen BI Kaltara untuk mendukung keterbukaan informasi serta pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Anugerah Humas Indonesia merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi terhadap kinerja kehumasan, keterbukaan informasi publik, serta inovasi komunikasi di berbagai institusi di Indonesia, mulai dari kementerian, lembaga negara, BUMN/BUMD, pemerintah daerah, hingga perguruan tinggi.
Malam puncak The 8th AHI 2026 digelar pada Kamis (8/10/26) di Balai Tawangarum, Kompleks Balai Kota Surakarta. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 178 trofi diserahkan kepada 80 institusi penerima penghargaan.
Selain penghargaan dalam berbagai kategori, AHI 2026 juga memberikan empat trofi khusus Platinum kepada institusi yang mencatatkan jumlah kemenangan terbanyak.
Bank Indonesia Kantor Pusat meraih penghargaan Platinum Winner untuk sektor lembaga negara dengan raihan enam Gold Winner, empat Silver Winner, dan empat Bronze Winner.
Kegiatan tersebut dibuka oleh CEO HUMAS INDONESIA, Asmono Wikan, bersama jajaran Pemerintah Kota Surakarta dan dihadiri praktisi kehumasan dari berbagai daerah di Indonesia.
Capaian BI Kaltara dalam ajang ini menjadi pengakuan atas inovasi pelayanan informasi publik yang dikembangkan, sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan aksesibilitas, kualitas, dan jangkauan informasi bagi masyarakat.

