Jakarta, MK – Indonesia Cycling Federation (ICF) memasang target tinggi di Asian Games 2026. Balap sepeda Indonesia dibidik meraih empat medali emas di Nagoya, Jepang.
Asian Games 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Untuk mengejar target tersebut, ICF sudah mempersiapkan 26 atlet Pelatnas sejak awal tahun. Selain itu, ada pula 8-9 atlet yang menjalani latihan mandiri.
“Kami sedang mempersiapkan diri untuk Pelatnas Asian Games. Sejak Januari lalu hingga sekarang, sampai Agustus. Salah satunya kami memperbanyak try out atau single event,” kata Sekretaris Jenderal ICF Jadi Rajagukguk di Menara Danareksa, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
“Bukan hanya Asian Games, tetapi secara berkelanjutan SEA Games dan Olimpiade 2028, baik di cabang trek, BMX, MTB, BMX Freestyle, dan Racing,” lanjutnya.
ICF Bidik 4 Medali Emas
Berkaca dari pencapaian di Asian Games 2022 yang digelar pada 2023, ICF kini membidik hasil lebih tinggi.
Pada edisi sebelumnya, Indonesia meraih satu medali emas dari nomor BMX Racing lewat Amellya Nur Sifa serta satu medali perunggu melalui Jasmine Azzahra Setyobudi.
Kini, ICF menargetkan empat emas dari berbagai nomor disiplin.
“Target kami adalah mendapatkan 4 medali emas, satu di BMX Putri, satu di Balap Sepeda Jalan Raya Putri, satu di MTB, dan satu di Trek,” sebut Jadi.
Persiapan Dikebut hingga Agustus
ICF juga terus mematangkan persiapan atlet lewat berbagai try out internasional hingga Agustus mendatang.
“Kami masih berjalan terus karena akan ada try out keluar sampai Agustus. Terbaru, kami baru menyelesaikan penyelenggaraan event trek di Velodrome, kemudian nanti bulan depan akan ada Kejuaraan Nasional di Pangandaran,” ujarnya.
“Akan ada juga event BMX Freestyle di Jepang, lalu trek di Korea, Thailand, dan Malaysia. Kami akan terus melakukan ini sampai Asian Games pada bulan September.”
Jadi juga optimistis penyelenggaraan balap sepeda di Asian Games 2026 akan berjalan lebih profesional. Hal itu berkaca dari pengalaman di SEA Games sebelumnya saat tuan rumah disebut sempat menutup informasi terkait rute balapan.
“Saya pikir Asian Games jauh lebih profesional, kami juga telah konsolidasi dengan Konfederasi Balap Sepeda Asia, pendekatannya lebih ke
(mcy/krs)

