TANA TIDUNG, Metrokaltara.com– Hujan disertai petir yang melanda wilayah Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Minggu (25/10/2026) sore, mengakibatkan salah satu sarang burung walet milik warga di Desa Limbu Sedulun, Kecamatan Sesayap, tersambar petir.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA, saat cuaca di wilayah Tana Tidung dilanda hujan yang disertai sambaran petir.
Salah satu bangunan sarang burung walet milik warga menjadi sasaran sambaran petir. Kejadian ini menambah kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya cuaca ekstrem, terutama ketika hujan petir terjadi di kawasan permukiman maupun wilayah pedesaan.
Bangunan sarang burung walet merupakan salah satu aset usaha masyarakat yang memiliki nilai ekonomi. Karena itu, insiden sambaran petir tersebut berpotensi menimbulkan kerugian bagi pemilik bangunan, meskipun besaran kerugian maupun tingkat kerusakan belum diketahui.
Warga Diimbau Waspada Saat Hujan Petir
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak mengabaikan bahaya sambaran petir, terutama saat hujan deras disertai kilat dan suara guntur.
Masyarakat diimbau menghindari berada di tempat terbuka ketika petir menyambar, menjauhi pohon tinggi serta tiang atau struktur logam, dan memastikan instalasi listrik bangunan dalam kondisi aman.
Pemilik bangunan bertingkat, termasuk sarang burung walet, juga perlu memperhatikan aspek perlindungan terhadap sambaran petir sesuai standar keselamatan bangunan.
Hingga berita ini disusun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi bangunan setelah tersambar petir, besaran kerugian yang dialami pemilik, maupun ada tidaknya korban jiwa dalam kejadian tersebut. (rko)

