Nunukan, MK – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Nunukan, Arief Budiman secara resmi membuka pelaksanaan IT Security Assessment (ITSA) kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kadis Kominfo Kabupaten Nunukan melalui Zoom meeting, Senin (31/8/26).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama tim dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan sistem elektronik pemerintahan. Kegiatan tersebut diikuti oleh tim pelaksana IT Security Assessment dari BSSN, Tim IT Diskominfo Kabupaten Nunukan, serta para PIC atau pengelola aplikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Dalam sambutannya, Kepala Diskominfo Nunukan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim BSSN atas pelaksanaan kegiatan IT Security Assessment. Kegiatan ini dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya memberikan kemudahan dan efisiensi, tetapi juga memperhatikan aspek keamanan, perlindungan informasi, serta keberlangsungan layanan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan sistem elektronik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam keadaan sehat dan baik,” ujarnya.
Pada pelaksanaan ITSA kali ini, terdapat tiga sistem elektronik yang menjadi objek assessment, yakni Tata Naskah Dinas Digital, Nunukan Satu, dan SIMANJA. Ketiga sistem tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan pemerintahan di Kabupaten Nunukan.
Melalui assessment ini, diharapkan dapat diketahui tingkat keamanan serta potensi kerentanan pada sistem elektronik yang digunakan, sehingga dapat dilakukan langkah-langkah perbaikan dan penguatan keamanan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola teknologi informasi dan keamanan siber guna mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan digital yang aman, efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Manggala Informatika Ahli Muda pada Direktorat Operasi Keamanan Siber, Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi, Aeni Jamilia, S.ST., M.Kom., menjelaskan bahwa setelah seluruh rangkaian ITSA selesai dilaksanakan, Tim BSSN akan memaparkan hasil assessment kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan.
Hasil tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi bagi instansi terkait untuk melakukan perbaikan terhadap celah keamanan yang ditemukan selama proses ITSA.
“Setelah pelaksanaan, Tim BSSN akan memaparkan hasil dan meminta komitmen dari instansi Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk melakukan perbaikan celah keamanan yang ditemukan pada pelaksanaan ITSA,” jelas Aeni.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Nunukan dapat terus meningkatkan keamanan sistem informasi dan memperkuat perlindungan terhadap data serta layanan pemerintahan berbasis digital.(**)

