Sebatik Utara, MK – Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Sebatik Utara, Asnawi, SE, mewakili Camat Sebatik Utara menghadiri kegiatan Cado Sipulung Himpunan Keluarga Massenrempulu (HIKMA) Sebatik dalam rangka syukuran dan silaturahmi memperingati HUT ke-89 HIKMA Tahun 2026, Senin (31/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu, Berkarya untuk Massenrempulu” tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WITA, bertempat di Rumah Adat HIKMA Sebatik, Desa Maspul, Kecamatan Sebatik Tengah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Nunukan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Ketua Umum DPP HIKMA beserta rombongan, Ketua DPW HIKMA Kalimantan Utara, para camat se-Pulau Sebatik atau yang mewakili, anggota DPRD Dapil Sebatik, perwakilan Kapolsek Sebatik Timur, perwakilan Danramil Sebatik, Bhabinkamtibmas Desa Aji Kuning, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan warga setempat.
Ketua DPW HIKMA Kaltara, dr. Khairul, M.Kes, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia mengakui bahwa persiapan kegiatan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat, namun berkat kebersamaan seluruh pihak, kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Tentu saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa. Ini pun saya tahu persiapannya sangat minim. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana dan kami juga bisa memenuhi janji ke sini,” ungkapnya.
Menurutnya, kunjungan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan silaturahmi antarsesama warga HIKMA, khususnya yang berada di Pulau Sebatik.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap semangat dan karakter masyarakat Massenrempulu yang dikenal sebagai pekerja keras.
“Mudah-mudahan kunjungan kami ke sini bisa semakin mempererat hubungan silaturahmi antara sesama warga HIKMA. Saya melihat bahwa warga HIKMA di sini luar biasa, karena memang warga HIKMA terkenal di mana-mana sebagai pekerja keras,” tuturnya.
Dr. Khairul juga berharap aktivitas dan usaha masyarakat HIKMA di Sebatik, termasuk sektor pertanian dan perkebunan, dapat terus berkembang sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Mudah-mudahan kita berdoa, mudah-mudahan warga HIKMA di sini juga kehidupannya semakin baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP HIKMA, H. Andi Rukman Nurdin Karumpa, SE, dalam sambutannya menjelaskan bahwa perjalanan HIKMA memiliki sejarah panjang. Ia menyebut usia HIKMA yang telah mencapai 89 tahun bahkan lebih tua dibandingkan usia kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menjelaskan, cikal bakal perserikatan tersebut bermula pada 17 Juli 1937, ketika keluarga besar Massenrempulu dari berbagai wilayah berkumpul di Parepare dan membentuk sebuah perkumpulan sebagai wadah penyatuan keluarga dan masyarakat Massenrempulu.
“Sejarah kenapa 89 ini lebih tua daripada usia kemerdekaan. Tepatnya pada tanggal 17 Juli 1937, keluarga besar kita berkumpul di Parepare, membuat perserikatan, membuat perkumpulan untuk penyatuan ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa semangat persatuan merupakan bagian penting dari perjalanan HIKMA sejak awal berdiri. Karena itu, seluruh keluarga besar HIKMA diharapkan mampu meninggalkan berbagai perbedaan dan terus menjaga persaudaraan di mana pun berada.
Dalam kesempatan tersebut, H. Andi Rukman juga mengajak seluruh warga HIKMA untuk terus membawa semangat kebersamaan dan bekerja keras, tidak hanya ketika berada di lingkungan organisasi, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, karakter masyarakat Massenrempulu yang dikenal baik, ramah, pekerja keras dan memiliki kepedulian terhadap sesama harus terus dipertahankan sebagai identitas positif masyarakat Massenrempulu.
Sementara itu, Sekcam Sebatik Utara Asnawi, SE, yang hadir mewakili Camat Sebatik Utara, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah kecamatan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kemasyarakatan sekaligus upaya memperkuat hubungan silaturahmi dengan berbagai organisasi paguyuban dan elemen masyarakat di Pulau Sebatik.
Dalam laporannya, Sekcam Asnawi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Cado Sipulung HIKMA Sebatik yang tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan panjang organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, menjaga kebersamaan dan membangun sinergi antara masyarakat dengan pemerintah.
Ia berharap semangat “Bersatu, Berkarya untuk Massenrempulu” dapat terus diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah, khususnya di Pulau Sebatik.
“Kegiatan seperti ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara tentu memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang dapat memperkuat persatuan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujar Asnawi.
Kegiatan Cado Sipulung kemudian berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya keluarga besar HIKMA Sebatik untuk terus menjaga nilai persatuan, memperkuat silaturahmi dan bersama-sama memberikan kontribusi bagi masyarakat serta pembangunan di Pulau Sebatik. (**)

