TARAKAN — Siswa SMA Muhammadiyah Tarakan berhasil menorehkan prestasi pada ajang OlympicAD VIII yang diselenggarakan di Makassar pada tahun 2026. Prestasi tersebut diraih dalam beberapa cabang lomba tingkat SMA/MA/SMK.
Berdasarkan informasi yang diterima oleh tim redaksi MetroKaltara.Com, Afi Triadi Kurniawan berhasil meraih Juara III (Medali Perunggu) pada cabang News Reading in English tingkat SMA/MA/SMK. Selain itu, Zul Khoirul Muh Harlan dan A. Muh Athaillah Faiz R. juga memperoleh Juara III (Medali Perunggu) pada cabang Majalah Sekolah tingkat SMA/MA/SMK.
Prestasi lainnya diraih oleh Buana Aji Nugraha P, Rahmat Yuliansyah, dan Muhammad Hafiz yang berhasil meraih Juara III (Medali Perunggu) pada cabang Musikalisasi Puisi tingkat SMA/MA/SMK.
Keikutsertaan SMA Muhammadiyah Tarakan dalam ajang OlympicAD VIII merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mengembangkan potensi akademik dan nonakademik peserta didik. Para siswa tergabung dalam kontingen resmi sekolah yang mengikuti rangkaian perlombaan sesuai dengan bidang masing-masing.
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Tarakan, Slamet Kurniawan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para siswa yang telah menorehkan prestasi serta membawa nama baik sekolah di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi kami. Atas kerja keras dan perjuangan para siswa, SMA Muhammadiyah Tarakan berhasil meraih sejumlah juara pada cabang lomba yang dipertandingkan,” ujar Slamet.
Ia menambahkan, siswa yang telah meraih prestasi di tingkat nasional akan dipersiapkan untuk mengikuti ajang Olimpic tingkat pelajar selanjutnya.
Pihak sekolah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.
Lebih lanjut Slamet mengatakan bahwa keberhasilan para siswa tersebut tidak terlepas dari peran guru dan sekolah yang terus melakukan pendampingan kepada siswa khususnya yang mengikuti lomba.
“Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari peran pembinaan yang dilakukan oleh sekolah melalui pendampingan guru dan pembina lomba. Proses persiapan dilakukan secara bertahap, mulai dari seleksi peserta, pelatihan intensif, hingga pendalaman materi sesuai dengan cabang lomba yang diikuti”, Ungkap Slamet.
Hal tersebut juga merupakan menjadi bagian dari strategi sekolah dalam meningkatkan kualitas dan daya saing peserta didik di tingkat nasional.
Selain sebagai ajang kompetisi, OlympicAD VIII juga menjadi sarana silaturahmi antar pelajar Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, menumbuhkan rasa percaya diri, serta memperkuat nilai-nilai keislaman, sportivitas, dan kebersamaan dalam bingkai pendidikan Muhammadiyah.
Pihak sekolah berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berprestasi dan mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.

