TARAKAN – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah yang juga Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dzulfikar Ahmad Tawalla, dijadwalkan membuka secara resmi Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Utara yang dirangkaikan dengan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Auditorium BPK Perwakilan Kalimantan Utara, Kamis (30/7/26). Acara pembukaan dijadwalkan dihadiri Gubernur Kalimantan Utara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara, jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara, serta Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah se-Kalimantan Utara.
Ketua Panitia pelaksana, Harjo Solaika, mengatakan Rapimwil I merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan dan program kerja Pemuda Muhammadiyah Kalimantan Utara ke depan. Sementara Diklatsar Kokam menjadi bagian dari upaya mencetak kader yang tangguh, disiplin, dan siap mengemban tugas-tugas kemanusiaan.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan kualitas kader Pemuda Muhammadiyah dan Kokam di Kalimantan Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi,” ujar Harjo Solaika.
Ia menambahkan, kehadiran Ketua PP Pemuda Muhammadiyah di Kalimantan Utara menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh kader. Selain membuka Rapimwil I dan Diklatsar Kokam, Dzulfikar Ahmad Tawalla juga dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda strategis lainnya selama kunjungan kerjanya di Kalimantan Utara.
“Seluruh peserta dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Se Kaltara dan tamu undangan telah kami persiapkan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap kegiatan ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kalimantan Utara,” tutup Harjo.

