Mappaci hingga Saksi Akad Nikah Epi-Amir

by Muhammad Aras

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie bersama istri, Hj Rita Ratina melakukan prosesi Mappaci kepada calon mempelai wanita, Fitri Jumain.

TARAKAN, MK – “DI TENGAH padatnya agenda formal sebagai Gubernur, Dr H Irianto Lambrie juga harus membagi waktu untuk menghadiri hajatan warga. Ia rela waktu istirahatnya berkurang demi merasakan momen berbahagia warganya.”

 РMukhlis, Humas Kaltara

Kendaraan berplat KU 1 membelah ramainya Jalan Yos Sudarso, Sabtu (31/2/2020) malam. Tujuannya, menuju kediaman H Jumain dan Hj Fatmawati di daerah Beringin, begitu warga kota Tarakan menamakannya. Batik berdasar merah marun dipadu kopiah dan celana panjang berwarna hitam pekat nampak cukup serasi dengan busana yang dikenakan istri tercintanya, Hj Rita Ratinah Irianto.

Tibalah Gubernur dan Istri di gerbang Sarapo (tenda pesta pernikahan dalam Bahasa Bugis), beserta rombongan. Beliau disambut sahabatnya, H Jumain sekaligus ahlul bait atau tuan rumah, beserta kerabat dan warga lainnya yang hadir dalam acara Mappacci.

Alunan petikan gambus khas H Andi Agus Salim, Dosen Sastra dan Bahasa Universitas Negeri Makasar (UNM) mengiringi langkah masuk gubernur ke ruang tengah kediaman mempelai wanita, Fitria Jumain (Epi) yang dipersunting oleh Ahmad Amiruddin (Amir), putra Abdul Hamid dan Rusni.

Gubernur dan istri tampak langsung menyatu dengan tetamu lainnya. Oleh panitia Mappacci, Gubernur dan Istri dipercaya membasuhkan pacci atau daun pacar ke telapak tangan calon mempelai wanita, diikuti kerabat, dan ditutup oleh dua orangtua mempelai wanita.

Mappacci berarti membersihkan. Daun pacar dibasuhkan ke telapak tangan calon pengantin dimaknai sebagai salah satu cara membersihkan dan mensucikan diri calon pengantin dari hal-hal yang buruk. “Saya haturkan selamat dan terimakasih kepada sahabat saya Bapak H Jumain dan Ibu Hj Fatmawati yang telah mempercayakan kami mengikuti acara Mappacci tadi malam dan menjadi saksi pernikahan putrinya siang ini (1/3). Demikian juga kepada Bapak Abdul Hamid dan Ibu Rusni,” tuturnya.

Kedua mempelai juga didoakan Gubernur Irianto agar dalam mengarungi bahtera rumah tangganya senantiasa rahmat dan rezeki melimpah, keturunan yang saleh dan saleha, dan selalu dalam keberkahan Allah SWT.

Pemandangan menariknya, setiap kali meninggalkan kediaman H Jumain baik pasca malam Mappacci maupun hari Akad Nikah , Gubernur Irianto selalu diserbu ‘ibu-ibu atau emak-emak’ berswafoto. Sang istri, Hj Rita Ratinah juga terlihat antuasias dan sabar meladeni permintaan swafoto ibu-ibu.(HUMAS)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: