Pembangunan Rumah Dinas Polda Kaltara Capai 55 Persen

by Muhammad Aras

Karolog Kombes Pol. Budi Suherman didampingi Kabid Humas AKBP Berliando

TANJUNG SELOR, MK – Proses pembangunan 137 unit perumahan dinas Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) yang terletak di Jalan Komjen Dr HM Jasin no.86, Km 9 Tanjung Selor saat ini sudah mencapai 55 persen. Pembangunan rumah dinas tersebut ditarget rampung pada Desember 2019 mendatang.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Drs. Indrajit SH melalui Karolog Kombes Pol. Budi Suherman menjelaskan proses pembangunan terus berjalan. Hanya dalam beberapa hari terakhir pembangunan sempat terkendala lantaran hujan.

“Saat ini progres pembangunannya sudah mencapai 55 persen lebih. Ditarget rampung di Desember 2019 mendatang, pembangunannya menggunakan anggaran Dipa Polda Kaltara sebesar Rp 79 miliar,” ujarnya kepada Metro Kaltara belum lama ini.

Ia membeberkan beberapa rumah dinas yang menunjukkan progres pembangunan diantaranya rumah dinas Kapolda, Wakapolda, Irwasda, pejabat utama, perwira AKBP sampai dengan ASN dan bintara. Dikatakannya, sebelum pembangunan terlebih dahulu dilakukan pelelangannya oleh Aslog Mabes Polri.

“Pengembangnya  yakni PT Azabanar asal Jakarta. Untuk lahannya merupakan hibah dari Pemda Bulungan seluas 12,5 hektare. Lahan tersebut berstatus tanah transmigrasi, sehingga Polda Kaltara bersurat kepada Kementerian Transmigrasi agar dibebaskan tanahnya untuk kepentingan Polri. Setelah ada surat dari transmigrasi baru kita dipersilahkan melakukan pembangunan,” jelasnya.

Sementara untuk legalitas formulanya sendiri saat ini sudah menjadi milik Polda Kaltara dengan diterbitkannya sertifikat. Dari 12,5 hektare luas lahan yang tersedia, yang digunakan untuk pembangunan hanya 10 hektare lebih.

“Mudah-mudahan awal tahun 2020 sudah bisa ditempati,” harapnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan selain pembangunan rumah dinas, saat ini juga sedang dibangun stasiun pengisian bahan bakar Polri untuk anggota Polda Kaltara. Pembangunan SPBPP ini targetkan rampung dalam waktu tiga bulan.

“Sekarang sedang dibangun stasiun pengisian bahan bakar Polri, itu memakan waktu 120 hari karena SPBPP itu pengerjaannya cepat sekarang aja progresnya sudah 26 persen. Sedangkan untuk progres tahun depan kita akan membangun rumah tahanan dan gudang senjata,” terangnya. (as)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: