Pemerintah Evaluasi Proyek Ibu Kota Baru

by Redaksi Kaltara

JAKARTA –¬† Pemerintah akan mengevaluasi proyek pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. Evaluasi menyusul adanya wabah covid-19 yang menyerang Tanah Air.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan saat ini pemerintah belum memikirkan lebih lanjut mengenai kelanjutan pemindahan Ibu Kota Negara.

“Ibu kota kita belum pikir mau terus enggak terus, boro-boro mikir ke sana, kita mikir ini (covid-19) terus,” kata Luhut dalam virtual conference.

Ia bilang Presiden Joko Widodo saat ini mengutamakan fokus untuk menanggulangi covid-19. Dirinya mengatakan perhatian pemerintah saat ini 60-70 persennya pada covid-19.

Namun, dia bilang bukan berarti yang lain diabaikan. Pemerintah, kata Luhut, tetap juga memperhatikan dan menjalankan program lainnya berdasarkan skala prioritas.

“Tapi memang sampai sekarang pemerintah belum reaksi apa-apa ke situ (ibu kota) karena sudah sebulan ini presiden fokus ke covid-19. Mau diputusin bagaimana, ya presiden belum evaluasi. Mungkin setelah ini mau dievaluasi. Tapi memang sekarang jalan di tempat (proyeknya),” jelas Luhut.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dana Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan proses pemindahan ibu kota saat ini masih menunggu keputusan Presiden Joko Widodo. Mengingat saat ini, pemerintah tengah fokus menangani pandemi virus covid-19.

Namun ia bilang dalam Dana Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2020 juga tidak ada anggaran di Kementerian PUPR untuk pembangunan Ibu Kota Negara. Ia bilang sehingga memang tidak ada kegiatan fisik untuk proyek tersebut di tahun ini.

“Kewenangan menunda, membatalkan itu hanya Presiden. Karena hanya beliau yang menyampaikan sendiri di depan DPR. Kita menunggu keputusan Presiden,” kata Basuki. (medcom)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: