Tanjung Selor, MK – Pemerintah Kabupaten Bulungan terus mematangkan persiapan mengikuti Apkasi Otonomi Expo 2026 yang akan digelar pada akhir Agustus mendatang di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bulungan, Errin Wiranda, SE, di Ruang Rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bulungan, Selasa (14/7).
Dalam arahannya, Errin Wiranda menegaskan bahwa Cokelat (Kakao) Bulungan akan menjadi produk unggulan yang ditampilkan pada ajang berskala nasional tersebut. Pemkab ingin memperkenalkan kualitas kakao Bulungan sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah hasil perkebunan agar mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Menurutnya, promosi kakao tidak hanya menjadi upaya memperkenalkan produk daerah, tetapi juga bagian dari strategi meningkatkan kesejahteraan petani melalui penguatan hilirisasi dan pemasaran produk lokal.
Selain kakao, Bulungan juga akan menampilkan berbagai potensi unggulan dari sektor perikanan dan pertanian. Produk perikanan budidaya maupun hasil tangkap, serta komoditas pertanian dan hortikultura akan diperkenalkan sebagai bukti besarnya potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Bulungan. Melalui promosi tersebut, diharapkan terbuka peluang investasi, kerja sama pemasaran, hingga perluasan akses pasar bagi para pelaku usaha dan kelompok tani maupun nelayan.
Pemkab Bulungan juga akan memanfaatkan Apkasi Otonomi Expo sebagai sarana memperkenalkan potensi investasi daerah, termasuk sektor primer dan kawasan industri yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga mampu menarik minat investor untuk berinvestasi di Bulungan.
Errin menegaskan, seluruh upaya tersebut bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Muara dari seluruh investasi, penguatan data sektor primer, dan promosi kawasan industri (PSN) ini adalah satu, yaitu kesejahteraan riil bagi masyarakat Bulungan,” tegasnya.
Melalui keikutsertaan pada Apkasi Otonomi Expo 2026, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap produk-produk unggulan daerah semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang lebih tinggi, serta mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat. (**)

