RDP Bahas Usulan Jalan Pendekat Sembakung–Tana Tidung Sepanjang 42 Kilometer

by Muhammad Refy Ramadhan

TANJUNG SELOR, MK — Pembangunan konektivitas antarkawasan menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama unsur pimpinan DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (28/7/2026).

Rapat tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Pertanian Provinsi Kalimantan Utara, serta Tim Swadaya Percepatan Pembangunan Desa ATAP Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan.

Salah satu isu strategis yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah usulan pembangunan jalan pendekat yang menghubungkan Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, dengan Kabupaten Tana Tidung.

Jalur yang diusulkan tersebut memiliki panjang kurang lebih 42 kilometer dan diharapkan dapat menjadi alternatif konektivitas baru bagi masyarakat sekaligus mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi antarkawasan.

“Usulan jalan pendekat Sembakung menuju Tana Tidung ini merupakan bagian dari upaya membuka dan memperkuat konektivitas wilayah. Dengan adanya akses tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat maupun distribusi hasil pertanian dan kebutuhan lainnya dapat menjadi lebih mudah,” ujar salah satu peserta RDP.

Pembangunan akses tersebut juga dinilai memiliki nilai strategis karena berpotensi memangkas waktu tempuh dibandingkan jalur yang selama ini digunakan masyarakat.

Dengan tersedianya konektivitas yang lebih efektif, akses masyarakat terhadap pusat pemerintahan, pelayanan dasar, fasilitas ekonomi, serta kawasan produksi diharapkan semakin terbuka.

“Jalan ini ke depan diharapkan bukan hanya menjadi penghubung antarkecamatan atau antarkabupaten, tetapi juga menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung percepatan pembangunan wilayah. Pemangkasan waktu tempuh akan memberikan dampak terhadap aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi,” lanjutnya.

Dalam RDP tersebut, pembangunan infrastruktur juga dikaitkan dengan potensi pengembangan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat. Akses jalan yang lebih baik dapat membantu memperlancar mobilitas hasil produksi dari wilayah pedesaan menuju pusat-pusat distribusi.

Selain aspek pembangunan fisik, pembahasan juga menjadi ruang koordinasi antara DPRD, perangkat daerah, dan unsur masyarakat untuk mengidentifikasi kebutuhan serta langkah yang diperlukan dalam merealisasikan usulan pembangunan.

“Untuk mewujudkan pembangunan jalan ini tentu dibutuhkan proses dan koordinasi lintas sektor. Usulan yang disampaikan akan menjadi bahan untuk melihat kebutuhan teknis, aspek perencanaan, serta dukungan yang diperlukan,” jelasnya.

Usulan pembangunan jalan pendekat Sembakung–Tana Tidung diharapkan dapat terus ditindaklanjuti melalui tahapan perencanaan dan kajian sesuai ketentuan yang berlaku.

Jika terealisasi, keberadaan akses sepanjang kurang lebih 42 kilometer tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah, memperpendek waktu tempuh, serta membuka peluang baru bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan Sembakung dan sekitarnya. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses