RS Pertamia Kembalikan Kelebihan Biaya Rapid Test Sebesar Rp.105.400.000

by Redaksi Kaltara

BULUNGAN, MK – Subdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kaltara menerima lagi pengembalian Kelebihan Pembayaran Biaya Rapid Test yang dilakukan oleh RS. Pertamina Kota Tarakan Sebesar RP105.400.000, kepada Masyarakat yang melaksanakan Rapid Test periode 2 Mei 2020 Sampai 8 Juni 2020 lalu.

Pengembalian kelebihan bayar biaya rapid test yang di serahkan kepada Subdit III/Tipidkor, berdasarkan Hasil Penyelidikan Terhadap Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang terjadi Pada pembayaran biaya Rapid test yang tidak sesuai dengan Permenkes No : 85 Tahun 2015 tentang Pola Tarif Nasional Rumah Sakit.

“Dari hasil perhitungan oleh Apip Inspektorat Kota Tarakan nenerapa waktu lalu telah di dapatkan Selisih kelebihan pembayaran biaya rapid oleh Masyarakat senilai Rp. 200.000 per Rapid Tes di RS Pertamina Kota Tarakan,” ungkap Direskrimsus Polda Kaltara, Kombes Pol Thomas Panji Susbandaru, SIK, Kamis (18/2/2021).

Dengan adanya hasil temuan tersebut, kata Thomas, Direktur Rumah Sakit Pertamina Kota Tarakan drg. Ari Setyo Nugroho, telah menyerahkan kelebihan pembayaran rapid test itu kepada Subdit III Tipidkor polda kaltara. Kemudian unag tersebut diserahkan kembali ke RS Pertamina untuk dikembalikan kepada masyarakat yang telah melakukan rapid test dan melakukan pembayaran yang berlebih.

“Untuk pengambilan kelebihan pembayaran kepada Masyarakat, dapat berkoordinasi dengan RS Pertamina Kota Tarakan, karena untuk teknis pengembalian diserahkan kepada RS Pertamina Kota Tarakan. Semoga kegiatan ini bermanfaat kepada masyarakat,” ucapnya.

Untuk diketahui, Pengembalian kelebihan bayar tersebut dilaksanakan di Ruang Ditreskrimsus Polda Kaltara oleh Direktur RS Pertamina Kota Tarakan dan Kasubdit III/Tipidkor Ditreskrimsus Kompol Heru Eko Wibowo, SIK. MH. (yan/red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: