SEA Games 2027 Tanpa Cabor Dayung, PODSI Sebut Indonesia Dirugikan

by Admin Kaltara

Jakarta, MK – Persatuan Olahraga Dayung Indonesia (PB PODSI) menyayangkan dicoretnya cabang olahraga (cabor) dayung dari SEA Games 2027. Ini dianggap merugikan kontingen Indonesia.

Komite Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF) menyetujui penyelenggaraan 473 nomor pertandingan dari 43 cabang olahraga untuk SEA Games Malaysia 2027. Dayung tidak termasuk dalam daftar tersebut.

Selain dayung, cabor andalan Indonesia lain juga tidak ada seperti voli pantai, panjat tebing, dan kickboxing. Keputusan ini dianggap merugikan tim dayung Indonesia karena cabor itu kerap jadi lumbung emas untuk Indonesia.

Pada SEA Games 2025 di Thailand, kontingen Indonesia meraih total 25 medali, sembilan di antaranya medali emas. Bahkan pada 2021, Indonesia sempat mendapat 14 emas di Vietnam.

Ketua Umum PODSI Basuki Hadimuljono menilai bahwa keputusan ini merusak pembinaan jangka panjang yang sudah disiapkan oleh federasi.

Apalagi peluang Indonesia mendapatkan posisi terbaik di klasemen akhir perolehan medali jadi berkurang, karena tidak adanya cabor dayung. PODSI menilai keputusan ini tidak sejalan dengan semangat sportivitas dan Olympism.

PODSI mengklaim pada sidang SEA Games Federation 31 Mei 2024, sudah diputuskan cabor-cabor yang akan diperlombakan untuk tiga edisi ke depan, yakni 2025, 2027, dan 2029, melalui kesepakatan tiga NOC, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Dayung termasuk di dalam kesepakatan tersebut.

Malaysia dianggap mengingkari kesepakatan itu sehingga PB PODSI akan mengajukan nota keberatan kepada SEAGF serta Komite Olimpiade Malaysia, terkait penghapusan cabor dayung.

“PODSI Meminta Kemenpora RI dan NOC Indonesia untuk secara resmi mengajukan nota keberatan kepada SEAGF dan OCM (Olympic Council of Malaysia) agar cabor dayung dapat ditinjau kembali. Kami tetap berkomitmen menjaga program pelatnas dayung untuk fokus ke kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028 serta meminta dukungan moril dari seluruh masyarakat Indonesia untuk atlet dayung yang terdampak,” ujar Basuki dalam pernyataan resmi.

“Dayung adalah kebanggaan Merah Putih. Hilangnya dayung di SEA Games 2027 bukan hanya kehilangan medali, tapi kehilangan marwah prestasi.”

(mrp/ran)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses