TARAKAN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Supa’ad Hadianto, mengapresiasi kekompakan dan semangat kebersamaan warga RT 7, Kelurahan Juata Permai, dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan Supa’ad saat menghadiri kegiatan syukuran HUT ke-81 RI yang digelar keluarga besar RT 7 Kelurahan Juata Permai, Minggu (16/8/26) malam.
Supa’ad menilai suasana kekeluargaan yang terbangun di lingkungan RT 7 sangat kuat. Menurutnya, kekompakan tersebut menunjukkan keberhasilan Ketua RT bersama masyarakat dalam membangun kebersamaan dan menggerakkan berbagai kegiatan di lingkungan.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada warga RT 7 Juata Permai. Saya melihat suasana kekeluargaannya luar biasa. Setiap gang yang saya lihat juga luar biasa,” ujar Supa’ad.
Ia juga mengapresiasi dukungan masyarakat terhadap kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI yang menurutnya mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Supa’ad turut memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat yang telah menyediakan lahan untuk digunakan warga sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai kesediaan memberikan tempat tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Tidak semua tokoh yang mempunyai kelebihan rezeki mau menyediakan tempat seperti ini. Tanah seluas ini diizinkan untuk dipakai dan diberikan keleluasaan kepada RT untuk mengelolanya,” katanya.
Ia berharap kebaikan dan kontribusi tersebut menjadi amal jariah serta mendapat balasan dari Allah SWT.
Dalam kesempatan itu, Supa’ad juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat dan kebahagiaan di tengah berbagai kondisi ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Menurutnya, momentum peringatan HUT ke-81 RI harus menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
“Kalau kondisi ekonomi sedang tidak baik, kita tidak boleh tegang-tegang. Malam hari ini kita harus banyak bergembira dalam rangka memperingati ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” tuturnya.
Supa’ad menilai semangat warga RT 7 dalam memperingati kemerdekaan menjadi gambaran bahwa nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa masih dapat diwariskan kepada generasi penerus.
Ia mengajak seluruh masyarakat, termasuk generasi muda dan anak-anak, untuk terus menanamkan semangat perjuangan, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa.
“Para pendiri bangsa kita banyak berkorban untuk negara dan bangsa ini, baik harta, nyawa, maupun darah. Untuk itu, semangat pada peringatan ke-81 ini harus kita tanamkan kepada kita semua,” ujarnya.
Selain itu, Supa’ad berpesan agar warga RT 7 terus menjaga silaturahmi, keharmonisan, serta saling memberikan dukungan, terutama ketika ada warga yang mengalami musibah.
Ia juga menitipkan pesan kepada Ketua RT 7, Suli, agar kekompakan dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipertahankan.
“Kalau ada tetangga kita yang terkena musibah, kita harus menguatkan dan memberikan semangat agar selalu bisa hidup bahagia di lingkungan RT kita,” katanya.
Supa’ad kemudian menyampaikan pesan mengenai pentingnya keteladanan seorang pemimpin dalam menghadapi berbagai persoalan masyarakat.
Ia mengibaratkan seorang pemimpin harus memiliki hati seperti lautan yang mampu menerima berbagai hal tanpa mudah mengeluh.
“Seorang pemimpin harus memiliki hati seperti lautan. Kenapa? Pemimpin itu tempatnya salah dan selalu tertuduh. Sampah dibuang ke laut, kotoran, plastik dan lain-lain dibuang ke laut. Tapi lautan tidak pernah mengeluh,” ucapnya.
Menurutnya, pesan tersebut dapat menjadi refleksi bagi Ketua RT dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin di lingkungan masyarakat.
Supa’ad berharap kebersamaan warga RT 7 Juata Permai dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun lingkungan yang harmonis, saling peduli, serta penuh semangat gotong royong.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga RT 7 atas sambutan dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam peringatan HUT ke-81 RI tersebut.

