Tulin Onsoi, MK — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi Ekspedisi Rupiah Perbatasan di wilayah Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Penginapan Aulia, Desa Sanur, tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia dalam memperkuat pemahaman masyarakat mengenai peran dan fungsi Rupiah, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki karakteristik geografis dan aktivitas ekonomi yang khas.
Sosialisasi dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, TNI, aparat keamanan, serta masyarakat dan peserta undangan lainnya. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya penggunaan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah sekaligus sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ekspedisi Rupiah Perbatasan merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap ketersediaan dan kualitas uang Rupiah di wilayah perbatasan. Kehadiran program ini diharapkan dapat mendukung masyarakat agar semakin mengenal, mencintai, dan menggunakan Rupiah dalam setiap aktivitas transaksi ekonomi.
Selain aspek edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas uang Rupiah. Masyarakat diimbau untuk memperlakukan uang dengan baik serta mengenali ciri-ciri keaslian Rupiah guna menghindari peredaran uang palsu.
Wilayah perbatasan seperti Kecamatan Tulin Onsoi memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan kawasan negara tetangga. Karena itu, penguatan penggunaan Rupiah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi, tetapi juga memiliki dimensi dalam menjaga kedaulatan negara.
Melalui sosialisasi Ekspedisi Rupiah Perbatasan, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan di daerah terus mendorong peningkatan literasi masyarakat mengenai Rupiah serta memperkuat sinergi dalam menjaga kelancaran sistem pembayaran di wilayah perbatasan.
Kegiatan di Desa Sanur tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat mengenai pentingnya Rupiah sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan dan identitas bangsa. (**)

