Triwulan I 2020, Investasi Terealisasi Capai Rp 519,8 Miliar

by Redaksi Kaltara

Infografis

TANJUNG SELOR ā€“ Realisasi investasi triwulan I 2020 di Kalimantan Utara (Kaltara), sesuai catatan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, untuk tahapan konstruksi maupun produksi mencapai Rp 519.883.360.000.

Rincinya, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 287.692.000.000, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) Rp 232.191.360.000. Dimana, total proyek terdata sebanyak 67 proyek. ā€œPencapaian realisasi investasi priode tahun 2020 triwulan I ini, bersumber dari perhitungan laporan Kegiatan Penanaman Modal secara Online (LKPM),ā€ Ā kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSP Kaltara, Faisal Syabaruddin, baru-baru ini.

Dipaparkannya, berdasarkan sektor usaha, realisasi PMDN triwulan I 2020 menunjukkan subsektor tanaman pangan, perkebunan dan perternakan mencapai Rp 241,5 miliar. Kontribusinya terhadap realisasi investasi seluruh sektor usaha sebesar 84 persen. Disusul industri makanan berada di urutan kedua, dengan kontribusi sebesar Rp 31,9 miliar atau 11 persen.

Sementara jika berdasarkan sektor usaha realisasi,Ā investasi dari PMA triwulan IĀ 2020, menunjukkan subsektor tamanan pangan, perkebunan dan perternakan yang tertinggi yakni sebesar Rp 143,3 miliarĀ atau bekontribusi terhadap realisasi investasi seluruh sektor usaha sebesar 62 persen. Disusul subsektor listrik, gas dan air berada di urutan kedua, dengan kontributor sebesar Rp 54,7 miliar atau 24 persen.

Guna diketahui, di Kaltara, capaian realisasi triwulan I 2018 sebesar Rp 487.594.058.968. Lalu padaĀ triwulan IĀ 2019Ā mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 363 persen. Namun pada triwulan I 2020 terjadi penurunan sebesar 341 persen dari nilai realisasi tahun sebelumnya dengan periode yang sama (triwulan I).

ā€œSecara global realisasi investasi PMDN dan PMA di Kaltara ditentukan targetnya oleh BKPM dan RPJMD. Untuk BKPM, sesuai denganĀ PerkaĀ BKPMĀ No.Ā 9/2018Ā pencapaiannya ditargetkanĀ Rp 8,086 triliun, sementara untuk RPJMD 2020 di target Rp 7,120 triliun,ā€ jelasnya.

DalamĀ situasiĀ seperti saat ini, tentu berdampak pada nilai investasi tahun ini. Sehingga dalam penentuan target realisasi investasi, baik dari BKPM maupun pada RPJMD 2020 perlu ditinjau ulang.

ā€œSelain terdampak Covid-19, faktor lain penyebab belum maksimalnya angka realisasi investasi di Kaltara karena masih terdapat perusahaan yang belum menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM),ā€ tutupnya.(humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: