Usai Piala Esport, ESI Tarakan Petakan Atlet Menuju Porprov II Kaltara, Harjo Solaika: Target Sapu Bersih Emas

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kota Tarakan mengevaluasi pelaksanaan Piala Esport Kota Tarakan Road to Porprov 2026 yang menjadi salah satu tahapan penjaringan atlet esports untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Malinau, November 2026.

Koordinator Kegiatan Piala Esport Kota Tarakan, Ibe Ibrahim, mengatakan pelaksanaan turnamen berjalan cukup baik. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pengurus ESI Tarakan dalam memetakan potensi atlet yang nantinya dapat dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Kota Tarakan.

“Cukup baik. Apalagi dengan kepengurusan baru yang diketuai Bapak Harjo Solaika, tentunya kami dari pengurus akan membuat sesuatu semaksimal mungkin,” ujar Ibe.

Menurutnya, rangkaian turnamen tersebut belum mencakup seluruh tahapan yang akan dilakukan ESI Tarakan. Masih terdapat sejumlah divisi yang menjadi bagian dari persiapan, di antaranya Free Fire, eFootball, dan Mobile Legends: Bang Bang.

Secara keseluruhan, turnamen tersebut diikuti kurang lebih 100 peserta dari sejumlah nomor gim yang dipertandingkan.

Antusiasme peserta juga dinilai cukup tinggi. Terlebih, turnamen tersebut berkaitan langsung dengan persiapan atlet yang berpeluang mewakili Kota Tarakan pada Porprov II Kaltara di Kabupaten Malinau.

“Antusiasmenya sangat baik, apalagi mereka akan mewakili Tarakan di ajang Porprov Malinau bulan November nanti,” katanya.

Ibe menjelaskan, sejauh ini pelaksanaan turnamen telah sesuai dengan target awal ESI Tarakan, yakni melakukan pencarian dan pemetaan calon atlet. Dari proses tersebut, pihaknya mengaku telah menemukan sejumlah pemain yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Ajang seleksi ini memang menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet terbaik,” ujarnya.

Dalam proses penjaringan, ESI Tarakan tidak hanya melihat kemampuan teknis bermain. Kedisiplinan juga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan pemain yang dapat masuk dalam proses pembinaan.

Ibe menilai, pengalaman peserta mengikuti berbagai turnamen esports di luar kegiatan yang diselenggarakan ESI turut membantu membentuk mental bertanding dan kedisiplinan mereka.

“Tidak ada hal khusus. Paling bagi mereka yang memang punya disiplin yang bagus dan bisa menjadi atlet PB ESI,” jelasnya.

Meski demikian, hingga saat ini belum seluruh nama atlet yang akan diproyeksikan memperkuat kontingen Kota Tarakan di Porprov II Kaltara ditetapkan. Data atlet yang telah mulai terpetakan baru berasal dari divisi PUBG Mobile (PUBGM).

Untuk tahapan pembinaan berikutnya, ESI Tarakan masih menunggu kebijakan dari Ketua Umum ESI Tarakan. Termasuk kemungkinan adanya seleksi lanjutan maupun pemusatan latihan sebelum pelaksanaan Porprov II Kaltara.

Ketua Umum ESI Kota Tarakan, Harjo Solaika, mengatakan persiapan atlet menjadi perhatian penting setelah proses penjaringan dilakukan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan bermain, tetapi juga kesiapan mental dan fisik atlet.

“Karena sekarang mereka bisa dibilang atlet, pastinya persiapan mental dan fisik sangat penting,” ungkap Harjo, Minggu (20/9/26).

Harjo menambahkan, seluruh nomor gim yang dipertandingkan dalam rangkaian Piala Esport Kota Tarakan akan menjadi bagian dari persiapan ESI Tarakan menghadapi Porprov II Kaltara.

Dengan banyaknya nomor pertandingan yang dipersiapkan, ESI Tarakan akan melakukan pemetaan dan pembinaan terhadap atlet sesuai dengan kebutuhan masing-masing divisi.

“Pastinya iya, karena banyaknya nomor pertandingan jadi tentunya banyak juga yang dipersiapkan,” katanya.

ESI Tarakan juga memasang target tinggi pada Porprov II Kaltara 2026. Harjo menyebut pihaknya menargetkan seluruh nomor yang diikuti dapat menghasilkan medali emas.

“Sapu rata medali emas,” tegasnya.

Namun, target tersebut tetap akan dibarengi dengan proses pembinaan atlet, khususnya dalam mempersiapkan mental dan fisik menjelang kompetisi tingkat provinsi.

Piala Esport Kota Tarakan Road to Porprov 2026 sendiri menjadi salah satu langkah awal ESI Tarakan dalam menjaring dan memetakan atlet esports potensial yang nantinya dipersiapkan menghadapi Porprov II Kaltara di Kabupaten Malinau.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses