3.176 Orang Meninggal Akibat Covid 19 di AS Dalam 24 Jam

by Redaksi Kaltara

WASHINGTON –  Virus korona baru telah menewaskan hampir 50.000 orang di Amerika Serikat (AS). Sementara jumlah korban tewas dalam satu hari cukup mengejutkan, sebanyak 3.176 jiwa.

Jumlah kematian itu dicatat Universitas Johns Hopkins dalam 24 jam hingga 8:30 malam (0030 GMT Jumat). Akibatnya jumlah kematian virus korona secara keseluruhan di Amerika Serikat menjadi 49.759, menurut universitas yang berbasis di Baltimore.

Seperti dilansir AFP, Jumat, 24 April 2020, AS, negara yang paling terpukul di dunia, kini memiliki 866.646 kasus virus korona yang dikonfirmasi, naik 26.971 dari hari sebelumnya. Karena kurangnya pengujian, jumlah infeksi aktual cenderung jauh lebih tinggi.

Pekan lalu, negara itu mencatatkan dua hari angka kematian tinggi berturut-turut,4.591 pada Kamis dan 3.856 pada Jumat. Tetapi angka-angka itu diyakini termasuk kematian karena kemungkinan virus korona yang sebelumnya tidak termasuk dalam perhitungan.

Di luar dua hari itu, jumlah korban pada Kamis di 3.176 menandai hari paling mematikan di negara mana pun, di tengah pandemi global yang telah merenggut hampir 190.000 nyawa.

Meskipun angka yang mengkhawatirkan, beberapa negara bagian AS seperti Georgia dan Texas sedang bersiap untuk membuka kembali beberapa bisnis ketika mereka mulai mengangkat langkah-langkah lockdown. (medcom)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: