Pemkab Tana Tidung Genjot Peningkatan Kelas RSUD Akhmad Berahim, Bupati Tekankan Percepatan dan Standar Layanan

by Isman Toriko

TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Komitmen memperkuat layanan kesehatan kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, turun langsung memimpin Rapat Koordinasi Pemantauan Pelaksanaan PHTC RSUD Akhmad Berahim yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (21/4/2026).

Rapat strategis ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Bappeda, Direktur RSUD Akhmad Berahim, hingga jajaran Dinas PUPR. Kehadiran lintas sektor ini menandakan bahwa peningkatan kelas rumah sakit bukan sekadar agenda teknis, melainkan prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan sinergi kuat.

Dalam arahannya, Bupati Ibrahim Ali berbicara tegas. Ia menekankan bahwa peningkatan kelas RSUD Akhmad Berahim harus dipacu secara terukur dan tidak boleh berjalan lambat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kapasitas layanan, penguatan sumber daya manusia kesehatan, serta pemenuhan standar fasilitas sesuai regulasi yang berlaku.

“Seluruh komponen harus bergerak cepat dan terukur. Tidak hanya bangunan, tetapi juga kualitas layanan, SDM, dan standar fasilitas harus benar-benar terpenuhi,” tegasnya.

Lebih dari sekadar target administratif, peningkatan kelas rumah sakit dinilai sebagai langkah krusial dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang lebih layak dan profesional. Bupati juga menyoroti pentingnya kesiapan tenaga medis, baik dari sisi jumlah maupun kompetensi, agar peningkatan status rumah sakit benar-benar berdampak nyata.

Di tengah berbagai keterbatasan dan dinamika kondisi saat ini, Ibrahim Ali mengingatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun. Justru sebaliknya, pemerintah dituntut hadir dengan pelayanan yang semakin maksimal.

“Dalam kondisi apapun, pelayanan kepada masyarakat harus tetap optimal. Ini komitmen kita bersama,” ujarnya.

Sentuhan keseriusan itu terasa dalam forum rapat. Diskusi berjalan intens, membedah progres, kendala, hingga strategi percepatan. Di balik angka dan rencana teknis, ada harapan besar masyarakat Tana Tidung agar RSUD Akhmad Berahim mampu menjadi rumah sakit rujukan yang lebih representatif—tempat di mana warga tak hanya berobat, tetapi juga mendapatkan kepastian dan rasa aman.

Langkah percepatan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa sektor kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan di Tana Tidung—bahwa di tengah keterbatasan, pemerintah memilih untuk tidak berhenti, melainkan terus berbenah demi kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. (rko)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses