Bidik Juara Umum, Kontingen MBS Tarakan Siap Tancap Gas di OlympicAD VIII 2026 Makassar

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Boarding School (MBS) Tarakan resmi mengirimkan sebanyak 117 santri untuk mengikuti ajang OlympicAD (Olimpiade Ahmad Dahlan) VIII Tahun 2026 yang akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12–14 Februari 2026.

Jumlah tersebut menjadikan MBS Tarakan sebagai salah satu lembaga pendidikan dengan jumlah delegasi terbanyak pada pelaksanaan OlympicAD tahun ini. Pendaftaran peserta ditutup pada 20 Januari 2026, dan seluruh santri yang diberangkatkan telah melalui proses seleksi serta pembinaan internal.

Wakil Direktur (Wadir I) Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Boarding School Tarakan, Abdul Haris, yang juga bertindak sebagai penanggung jawab kontingen OlympicAD VIII 2026, mengatakan bahwa keikutsertaan ratusan santri tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mengembangkan potensi akademik dan karakter peserta didik.

Dokumentasi Kontingen Ponpes Daarul Ilmi Muhammadiyah Boarding School Tarakan OlympicAD ke VII 2024 Bandung.

“Persiapan kontingen sudah dilakukan sejak September 2025. Para santri dibina secara intensif sesuai bidang lomba masing-masing, baik dari sisi materi, mental, maupun kedisiplinan,” ujar Abdul Haris, Kamis (22/1/26).

Menurutnya, jumlah peserta yang besar harus diimbangi dengan kualitas dan kesiapan yang matang agar mampu bersaing secara sehat di tingkat nasional. Oleh karena itu, pihak pondok pesantren menekankan pentingnya proses pembinaan berkelanjutan sebelum keberangkatan ke Makassar.

MBS Tarakan sendiri selama ini dikenal aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi pelajar, baik di tingkat regional, nasional bahkan Internasional. Sejumlah prestasi yang telah diraih pada tahun-tahun sebelumnya menjadi modal motivasi bagi para santri yang akan berlaga di OlympicAD VIII.

Meski demikian, Abdul Haris menegaskan bahwa capaian prestasi bukan satu-satunya tujuan utama. Nilai sportivitas, kebersamaan, dan pengalaman berkompetisi tetap menjadi prioritas dalam keikutsertaan MBS Tarakan pada ajang tersebut.

“OlympicAD bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang pembentukan karakter, kejujuran, dan semangat berkompetisi secara sehat,” tegasnya.

OlympicAD VIII merupakan agenda nasional Persyarikatan Muhammadiyah yang rutin diselenggarakan untuk mewadahi pengembangan potensi akademik, kreativitas, serta karakter pelajar Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Keberangkatan 117 santri MBS Tarakan ke Makassar diharapkan dapat membawa pengalaman berharga sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kalimantan Utara di tingkat nasional.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses