Data Citra Jadi Salah Syarat Perubahan Kawasan Hutan

by Muhammad Aras

TANJUNG SELOR, MK – Salah satu syarat perubahan kawasan menjadi areal penggunaan lain (APL) adalah memperoleh data citra satelit resolusi tinggi dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Untuk itu, beberapa waktu lalu, Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara, menggelar koordinasi ke lembaga tersebut, pada Kamis (13/8) lalu

Kepala Dishut Kaltara Syarifuddin, mengungkapkan kebutuhan data tersebut untuk membuat kajian lingkungan hidup strategis guna perubahan fungsi kawasan hutan menjadi APL. “Ini merupakan tindaklanjut dari usulan Gubernur ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan beberapa waktu lalu,”kata Syarifuddin.

Ia menjelaskan data citra tersebut selain untuk syarat peruntukan Kawasan hutan, juga dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang aplikasi. Meliputi, bidang pertahanan dan keamanan nasional, transportasi udara dan laut, pertambangan, infrastruktur, pemetaan, pengelolaan bencana, pertanian, kehutanan dan pemantauan lingkungan, rekayasa, konstruksi, dan deteksi perubahan lahan.

“Dari hasil pertemuan tersebut, selain mendapatkan data citra satelit resolusi tinggi kedepannya juga akan dilakukan tindak lanjut berupa kerjasama dengan pihak Lapan dalam bentuk pelatihan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan tersebut berlanjut ke Balai Besar Penelitian dan Sumberdaya Pertanian di mana pada kunjungan tersebut pihaknya juga mendapatkan data peta tanah untuk wilayah Kaltara. Peta ini kata Syarifuddin berfungsi memetakan lahan pertanian dan dan kesesuaian tanah. Artinya dari peta tanah ini nantinya dapat menentukan secara umum kesesuaian kesuburan tanah dengan jenis tanaman yang cocok untuk tumbuh di lahan tersebut.

“Peta ini juga mendukung persiapan Kaltara sebagai penopang ketersediaan pangan untuk ibukota nantinya,” jelasnya. (humas)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: