TARAKAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong pengembangan potensi pemuda melalui program pelatihan dan kewirausahaan bagi generasi muda.
Kepala Dispora Kaltara, Dr. Bustan, mengatakan program tersebut menyasar pemuda berusia 16 hingga 30 tahun. Awalnya, program direncanakan dilaksanakan di empat kabupaten dan satu kota di Kaltara.
Namun, pelaksanaan program harus disesuaikan setelah adanya rasionalisasi anggaran. Sejumlah kegiatan yang telah direncanakan tidak seluruhnya dapat dilaksanakan sesuai target awal.
“Karena rasionalisasi, pemangkasan dan pengurangan anggaran, kami hanya bisa melaksanakan di kota. Sementara yang sudah dilaksanakan di Kabupaten Tanah Tidung dan Kabupaten Bulungan. Untuk Kabupaten Nunukan belum kami laksanakan dan mudah-mudahan bisa dilaksanakan pada tahun berikutnya,” ujar Bustan saat memaparkan program Dispora Kaltara di hadapan Komisi IV DPRD Kaltara, Jumat (11/9/26).
Di tengah keterbatasan anggaran tersebut, Kaltara mendapat kesempatan melalui program pertukaran pemuda antarnegara.
Bustan menyampaikan, Kaltara memperoleh satu kuota peserta perempuan untuk mengikuti program pertukaran pemuda ke Australia.
Menurutnya, proses seleksi peserta telah dilakukan. Sementara pembiayaan perjalanan peserta dari Kaltara menuju Jakarta hingga keberangkatan ke Australia tidak dibebankan kepada anggaran Dispora Kaltara.
“Kita mendapatkan alokasi satu untuk pertukaran pemuda, putri. Hanya dapat putri saja,” katanya.
Bustan menjelaskan, keberangkatan peserta dari Kaltara menuju Jakarta menggunakan pembiayaan pemerintah pusat. Selanjutnya, perjalanan dari Jakarta menuju Australia juga didukung melalui pembiayaan yang telah disiapkan dalam program tersebut.
Selain pengembangan kewirausahaan dan pertukaran pemuda, Dispora Kaltara juga memiliki program pembinaan kepemudaan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Program tersebut direncanakan dilaksanakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). Namun, pelaksanaannya masih menyesuaikan dengan kebijakan yang berlaku serta kondisi anggaran.
“Pembinaan terkait penyalahgunaan narkotika dengan BNN juga kami lakukan, tetapi belum dilaksanakan,” ungkap Bustan.
Sementara di bidang olahraga, Dispora Kaltara tetap menjalankan sejumlah agenda yang telah direncanakan. Beberapa di antaranya yakni kegiatan sepak takraw dan futsal di Kabupaten Nunukan serta agenda olahraga lainnya yang direncanakan berlangsung di Kota Tarakan.
Bustan berharap dukungan DPRD Kaltara dapat memperkuat pelaksanaan program kepemudaan dan olahraga, khususnya dalam mengembangkan potensi generasi muda dan meningkatkan prestasi olahraga di Kaltara.
Menurutnya, dukungan tersebut juga penting untuk memastikan program pembinaan dapat terus berjalan meski pemerintah daerah menghadapi penyesuaian dan efisiensi anggaran.

