Dwi Sugiarto, S.Pd Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bulungan
BULUNGAN, MK – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Dwi Sugiarto tetap mengawal dan memperjuangkan usulan dan aspirasi masyarakat yang belum terealisasi di tahun 2024.
Dwi Sugiarto mengungkapkan berbagai usulan masyarakat khususnya daerah pemilihan Tanjung Palas Utara yang mayoritas petani mengusulkan alat-alat pertanian dan bantuan pupuk yang harganya terus mengalami kenaikan.
“Melalui kegiatan Reses tahun 2024 yang disampaikan ke kami termasuk jalan-jalan lingkungan, lampu jalan, alat-alat pertanian dan langkanya pupuk di pasaran menjadi PR kami di lembaga terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah agar kebutuhan masyarakat terpenuhi”, ungkapnya.
Lebih lanjut politis Gerindra menjelaskan sebagian besar masayarakat daerah pemilahan II Tanjung Palas Utara berprofesi sebagai petani dan berkebun kelapa sawit sehingga sebagian besar usulan mereka berkaitan dengan pertanian dan perkebunan.
“Sebagian besar masayarakat Tanjung Palas Utara bekerjsa sebagai petani dan berkebun kelapa sawit, sehingga mereka sangat terdampak dengan kelangkaan pupuk dan perhatian alat-alat pertanian”, jelasnya.
Selain itu, Dwi Sugiarto juga mengaku usulan masyarakat yang lain menyangkut sarana dan fasilitas kesehatan dan pendidikan, menurutnya sebgaian besar fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah kecamatan Tanjung Palas Utara dan sekitarnya membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
“Bukan hanya sarana pertanian tetapi usulan dari warga juga tak kalah penting terkait kesehatan dan pendidikan, salah satunya fasilitas belajar mengajar di sekolah, bangunan sekolah yang perlu di renovasi begitupun dengan sarana pusat kesehatan masyarakat”, akunya.
Harapannya masyarakat bersabar, semua aspirasi yang menjadi kebutuhan dasar akan di kawal dan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
“Saya berharap masyarakat bersabar, kami akan terus mengawal dan memperjuangkan semua usulan dan aspirasi yang masuk ke kami, kita juga harus fahami bahwa semua melalui proses dan menyesuaikan kemampuan anggaran yang tersedia”, pungkasnya. (rz/red)

