BULUNGAN, MK – Tim analisa potensi pajak daerah melakukan kunjungan lapangan ke Desa Mangkupadi Tanjung Palas Timur untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha, baik usaha rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C, Selasa 18/11.
Kunjungan lapangan yang dipimpin Plt Kaban Bapenda Zulkifli ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait usaha masyarakat yang potesial untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui peningkatan pajak.
“Tujuan kita adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pajak daerah dari berbagai sektor usaha, baik usaha rumah makan, cottage/penginapan termasuk kegiatan usaha penambangan galian C”, terangnya.
Selama kunjungan, Kabid Mashuri melakukan survei dan sesi wawancara dengan para pelaku usaha untuk mengumpulkan data dan informasi tentang kegiatan usaha mereka.
“Dari data yang dikumpulkan akan digunakan untuk menganalisis potensi pajak daerah dan mengidentifikasi peluang peningkatan pendapatan daerah”, ungkapnya.
Zulkifli menjelaskan kunjungan ini dilakukan sebagian kecil bagi daerah yang masih bisa terjangkau dan bertahap dalam melakukan observasi dan monitoring secara real kegiatan usaha dilapangan.
“Kita mengenal dua metode dalam menghitung nilai pajak yakni Self assessment system, yaitu Wajib Pajak melaporkan sendiri jumlah pajaknya. Lalu ada metode kedua yakni Official assessment Syatem yakni penghitungan yg dilakukan petugas/aparat pajak” tutur Zulkifli yang juga Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi, keuangan dan Pembangunan.
Melalui kegiatan ini Zulkifli berharap dapat meningkatkan kesadaran para pelaku usaha tentang pentingnya membayar pajak dan retribusi daerah, serta meningkatkan kepatuhan mereka dalam memenuhi kewajiban pajak.
“Sebagaimana diketahui bahwa Analisa dan Uji potesi pajak ada mekanisme yg harus dilewati sebelum dilakukan penetapan status Wajib Pajak”, pungkasnya.(red/rz)

