Bulungan, MK – Pemerintah Kecamatan Peso menggelar berbagai kegiatan olahraga prestasi, olahraga tradisional dan seni budaya memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun 2026. Mulai dari sepakbola, bola voli, bulutangkis, tenis meja, sepak takraw, tari tradisional, musik Sampe, Menyumpit, Gasing, paduan suara, menembak senapan PCP, Perahu Dayung Perahu Tinting, Tarik Tambang, Bakiak hingga senam.
Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Sepakbola Desa Peso pada Senin dipimpin Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si. Didampingi Wakil Bupati, Kilat, A.Md, Ketua DPRD, H Riyanto, S.Sos dan segenap unsur DPRD, Forkopimda, Pemkab serta para tokoh masyarakat. Kegiatan pada 11 hingga 19 Agustus ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi, memupuk jiwa sportivitas, serta menumbuhkan rasa cinta Tanah Air di kalangan masyarakat.
Bupati turut menyerahkan bantuan sarana olahraga berupa 5 buah bola untuk masing-masing sekolah di Kecamatan Peso, yang mencakup 11 Sekolah Dasar (SD), 7 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), dan 1 Sekolah Menengah Umum (SMU) sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan atlet usia dini.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Camat Peso, para kepala desa, unsur Forkopimcam, serta seluruh elemen masyarakat yang terus konsisten menjaga semangat kemerdekaan melalui kegiatan positif ini,” ucap Bupati. Diterangkan, kegiatan seperti ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bulungan yang memiliki luas wilayah mencapai ±13.000 km² dengan sebaran 74 desa, 7 kelurahan, dan 10 kecamatan, serta dihuni oleh sekitar 170 ribu jiwa, untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dari tingkat desa hingga ke pusat kabupaten.
“Pada kesempatan ini, saya mengajak dan mengimbau seluruh masyarakat, para tokoh adat, tokoh agama, pemuda, serta jajaran RT dan RW untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama perlombaan berlangsung,” ujar Bupati. Ditambahkan, Pemkab juga berkomitmen membangun kembali Balai Adat di Kecamatan Peso sebagai sarana pelestarian kebudayaan lokal sekaligus tempat bermusyawarah bagi masyarakat, guna mewujudkan pembangunan yang inklusif berlandaskan kearifan lokal.
“Selamat atas terselenggaranya kegiatan ini dan semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberkahi masyarakat Kecamatan Peso serta memberikan kekuatan bagi kita semua untuk terus membangun daerah dalam semangat senguyun (gotong royong),” ujar Bupati. (**)

