Sebatik Timur, MK – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur terus berupaya mengoptimalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah perbatasan. Langkah ini diwujudkan melalui gelaran Pentas Seni Bulanan (PENSIUNAN) Edisi September yang berlangsung meriah di Pantai Indah, Desa Tanjung Aru, Sabtu (26/9/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi ruang berekspresi bagi generasi muda sekaligus sarana mempromosikan Pantai Indah sebagai kawasan wisata unggulan di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya ajang seni ini. Menurutnya, PENSIUNAN memiliki peran strategis yang lebih luas dari sekadar sarana hiburan masyarakat.
“PENSIUNAN bukan sekadar hiburan. Ini menjadi ruang bagi anak-anak muda dan para pelaku seni untuk berkarya, berekspresi, dan menunjukkan kreativitas masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar Zainal dalam sambutannya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Tanjung Aru, Budiman, memaparkan rekam jejak pengembangan Pantai Indah serta secara resmi meluncurkan PENSIUNAN sebagai agenda pentas seni bulanan berkelanjutan.
“Pantai Indah memiliki potensi yang perlu kita rawat dan kembangkan bersama. Melalui kegiatan ini, kita ingin menjadikan kawasan ini semakin hidup sekaligus mendorong ekonomi masyarakat,” jelas Budiman.
Dukungan terhadap pengembangan destinasi ini turut disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Nunukan, Ramsah. Ia berharap Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbunporapar) Kabupaten Nunukan memberikan perhatian lebih pada potensi wisata Pantai Indah, mengingat usulan pengembangannya telah beberapa kali dibahas dalam rapat koordinasi.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Disbunporapar Kabupaten Nunukan, H. Iskandar, S.E., M.M., menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan objek wisata tersebut melalui program pendampingan dan pembinaan kepariwisataan.
“Kami akan berupaya melalui Disbunporapar untuk mendorong dan mengangkat Wisata Pantai Indah agar dikenal lebih luas, bahkan menjadi salah satu objek wisata unggulan hingga tingkat nasional,” tegas Iskandar.
Acara penutupan diisi dengan penampilan dari Gabera Benuantaka, Kipps Reborn, Talpus 77, serta penyanyi solo lokal. Kehadiran para pelaku UMKM di sekitar lokasi turut menggairahkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Guna menjaga keberlanjutan kawasan wisata, Camat Sebatik Timur mengimbau seluruh pengunjung dan warga untuk memelihara kebersihan serta keamanan Pantai Indah, sejalan dengan semangat gerakan GEMA ASRI SAKTI (Gerakan Masyarakat Aman, Sehat, Resik, dan Indah Sebatik Timur).
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Kanit Binmas Polsek Sebatik Timur, Satgas Pamtas RI–Malaysia, Satgasmar Pam Puter XXX Sebatik, Pokdarwis, BUMDesa Sejahtera Mandiri, pelaku UMKM, serta tokoh masyarakat Sebatik Timur. (**)

