Sebatik timur, MK — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MI As’adiyah Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur, menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter siswa di wilayah perbatasan. Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah, Membangun Generasi Beradab dan Berkarakter,” acara ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan unsur Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nunukan.
Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., mengimbau para siswa untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa di era derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi, pendidikan tidak boleh hanya berfokus pada kecerdasan akademis.
“Pendidikan harus membentuk anak-anak yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman, beradab, berakhlak, dan berkarakter,” ujar Zainal dalam sambutannya. Ia juga berpesan agar para siswa rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, menjalin pertemanan yang positif, serta bijak dalam menggunakan teknologi.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Kemenag Kabupaten Nunukan memaparkan pentingnya penerapan nilai Lima Cinta dalam lingkungan pendidikan madrasah, yakni Cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, Cinta ilmu, Cinta lingkungan, Cinta diri sendiri dan sesama, serta Cinta tanah air
Penerapan nilai-nilai ini diharapkan mampu melahirkan generasi perbatasan yang tidak hanya unggul secara intelektual dan spiritual, tetapi juga memiliki rasa kepedulian sosial dan nasionalisme yang tinggi.
Penceramah pimpinan Pesantren As’adiyah Cabang Sebatik, H. Abdul Sani, S.Ag., M.M., M.Pd., turut menyampaikan kisah sejarah kelahiran hingga perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW untuk memotivasi para siswa.
Acara peringatan ini diakhiri dengan apresiasi dari Camat Sebatik Timur kepada Yayasan As’adiyah, para guru, dan panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Turut hadir dalam acara ini anggota DPRD Kabupaten Nunukan Hamsing, S.Pi., kepala KUA Sebatik Timur dan Sebatik Utara, pengurus Yayasan As’adiyah, perwakilan Polsek Sebatik Timur, serta para orang tua siswa. (**)

