Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Ramadan Bersama Hanan Attaki di Tarakan

by Suiman Namrullah

TARAKAN — Ribuan jemaah memadati kompleks Pesantren Tahfiz Darul Quran, Kota Tarakan, dalam kegiatan Tabligh Ramadan yang digelar pada Senin malam (2/3/26). Kegiatan tersebut menghadirkan pendakwah nasional, Hanan Attaki, Lc., dan berlangsung sejak selepas waktu berbuka hingga malam hari.

Kehadiran para jama’ah membludak hingga halaman pesantren dipenuhi jemaah. Shaf sholat meluber hingga ke pelataran, dengan peserta berasal dari berbagai kalangan usia, mulai dari remaja, orang tua, hingga anak-anak. Panitia memperkirakan jumlah jemaah yang hadir mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 orang.

Pengasuh Pesantren Tahfiz Darul Quran Kalimantan Utara, H. Muhammad Ilham, S.Pd., menyampaikan rasa syukur atas tingginya antusiasme masyarakat. Ia menyebut kondisi masjid sudah penuh sejak awal kegiatan berlangsung.

“Di dalam masjid saja bisa menampung sekitar seribu jemaah. Tadi sampai ke halaman juga penuh. Perkiraan kami antara 2.000 sampai 3.000 orang,” ujarnya saat ditemui usai acara.

Pengasuh pondok pesantren Daarul Qur’an Kaltara, H. Moch Ilham.

Menurut Ilham, kehadiran Hanan Attaki menjadi daya tarik tersendiri, khususnya bagi generasi muda. Ia menilai gaya dakwah yang disampaikan mampu menjangkau kalangan milenial dan menumbuhkan semangat untuk lebih mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Meski demikian, Ilham menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari ikhtiar dan doa bersama, terlebih di bulan Ramadan. Ia mengungkapkan bahwa persiapan acara dilakukan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua hingga tiga hari.

“Kami tidak menyangka antusiasmenya sebesar ini. Persiapannya singkat, tapi Alhamdulillah kegiatan bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya Bank Indonesia, Bank Kaltimtara, serta PPA Darul Quran melalui program pembinaan penghafal Al-Qur’an.

Tabligh Ramadan tersebut, lanjut Ilham, menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di Kota Tarakan. Pesantren Tahfiz Darul Quran sendiri merupakan lembaga pendidikan tingkat SMP yang menargetkan hafalan minimal 15 juz bagi santri mukim dan minimal 5 juz bagi santri program pulang-pergi dalam kurun waktu tiga tahun.

“Alhamdulillah, meskipun jumlah santri kami belum banyak, sudah ada santri kelas dua yang hafal 20 juz. Target kami ke depan adalah melahirkan penghafal Al-Qur’an yang berkualitas dari Tarakan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut berlangsung tertib dan khidmat hingga selesai, serta mendapat pengamanan dari panitia dan pihak terkait. Bagi masyarakat Tarakan, Ramadan tahun ini menjadi momentum kebersamaan dalam majelis ilmu dan penguatan nilai-nilai keislaman.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses