Tak Ada Tawar-Menawar Regulasi, Panwasrah Pastikan Porprov II Kaltara Tetap Sesuai Jadwal

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara (Kaltara) dilaporkan terus berjalan. Wakil Ketua KONI Provinsi Kaltara sekaligus Ketua Tim Pengawasan dan Pengarahan (Panwasrah) Porprov II Kaltara, Wiyono Adhie, menyebut kesiapan venue pertandingan telah mencapai sekitar 99 persen, sementara persiapan teknis berada di kisaran 80 hingga 90 persen.

Hal tersebut disampaikan Wiyono usai menyampaikan terkait regulasi maupun aturan pada ajang Porprov II Kaltara dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Kota Tarakan, Sabtu (10/10/26).

Menurut Wiyono, pekerjaan yang tersisa pada venue pertandingan saat ini tinggal tahap penyelesaian akhir atau finishing. Sementara itu, persiapan teknis masih berlanjut, terutama berkaitan dengan tahapan administrasi dan pendataan atlet yang akan mengikuti kompetisi.

“Kalau venue itu sudah 99 persen, tinggal finishing-nya. Kemudian secara teknis juga kami sudah 80–90 persen,” ujarnya.

Wiyono menjelaskan, salah satu tahapan yang sedang berjalan adalah entry by name, yakni pendataan nama-nama atlet yang akan bertanding. Setelah tahap tersebut selesai, proses akan dilanjutkan dengan Chef de Mission (CDM), kemudian dilanjutkan dengan tahapan Delegation Registration Meeting (DRM).

Ia menegaskan, seluruh tahapan tersebut telah disusun berdasarkan jadwal yang ditetapkan panitia. Karena itu, KONI kabupaten dan kota diminta memenuhi setiap tahapan sesuai tenggat waktu yang telah disepakati.

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah menunggu pemenuhan persyaratan dari KONI kabupaten dan kota sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

“Kelemahan kita adalah menunggu dari kawan-kawan KONI kabupaten/kota sesuai dengan timeline itu. Kalau tidak terpenuhi, tetap kami jalan. Kita tinggalkan saja,” tegasnya.

Wiyono menekankan, pelaksanaan Porprov II Kaltara harus berjalan sesuai regulasi. Ia memastikan tidak ada kompromi terhadap ketentuan maupun tenggat waktu yang telah ditetapkan.

“Kami tidak akan bermain-main tentang regulasi dan timeline. Tidak ada tawar-menawar. Karena kalau sudah satu saja kita ubah, maka sistem itu akan berubah semua,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa cabang olahraga yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan Porprov II Kaltara sulit untuk ditambah di luar ketentuan yang berlaku, kecuali terdapat kebijakan khusus dalam kondisi darurat dan mendapat persetujuan dari pihak yang berwenang.

Dalam pelaksanaannya, Porprov II Kaltara dijadwalkan berlangsung selama 12 hari, mulai 10 hingga 22 November 2026. Pembukaan dijadwalkan pada 10 November, sedangkan penutupan pada 22 November.

Wiyono menyebutkan, jadwal pertandingan untuk 44 cabang olahraga dan dua cabang olahraga eksibisi telah disusun secara terstruktur.

“Untuk kegiatan cabornya sendiri sudah terjadwal. Tadi sudah kami paparkan, setiap cabor dari 44 cabang olahraga tanding dan dua eksibisi itu sudah terstruktur,” pungkasnya.

Dengan persiapan venue yang mendekati rampung, tahapan selanjutnya menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh proses administrasi, kesiapan atlet, dan penyelenggaraan pertandingan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses