Tiga Tahun Menumpang, Kini SMA Negeri 3 Nunukan Miliki Gedung Sendiri

by Redaksi Kaltara

Nunukan, MK – Senyum bahagia dan rasa haru menyelimuti keluarga besar SMA Negeri 3 Nunukan saat Gubernur Kalimantan Utara meresmikan gedung baru sekolah tersebut, Senin (25/5/2026).

Setelah tiga tahun menjalani proses belajar dengan menumpang di gedung sekolah lain, kini para guru dan siswa akhirnya memiliki ruang belajar sendiri yang lebih layak dan nyaman.

Peresmian gedung baru ini menjadi momen bersejarah bagi SMA Negeri 3 Nunukan yang berdiri sejak Juli 2023, yang selama ini, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan berbagi fasilitas di SDN 011 Nunukan dan harus menyesuaikan jadwal pembelajaran pada sore hari.

Kepala SMA Negeri 3 Nunukan, Hidayati, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya gedung baru tersebut, ia mengatakan perjuangan para guru dan siswa selama tiga tahun terakhir akhirnya mulai membuahkan hasil.

“Jadi kami itu sudah tiga tahun ikut belajar bersama di gedung SD 11, anak-anak kami yang pertama lulus bahkan belum sempat menikmati gedung baru ini,” ujar Hidayati, saat ditemui usai peresmian.

Ia menjelaskan, selama menggunakan gedung SDN 011 Nunukan, proses pembelajaran dilakukan pada siang hingga sore hari karena pagi digunakan oleh siswa sekolah dasar.

“Kalau kami masuknya sore hari, karena yang pagi dipakai SD, jadi selama ini kami menyesuaikan jadwal belajar,” katanya.

Meski gedung baru telah diresmikan, proses perpindahan sekolah dilakukan secara bertahap, saat ini, siswa masih menjalani ujian akhir semester di lokasi lama dan direncanakan mulai menempati gedung baru pada awal Juni mendatang.

“Nanti kami rencananya pindah di awal Juni, proses penerimaan siswa baru juga akan dilaksanakan di sini,” jelasnya.

Saat ini SMA Negeri 3 Nunukan memiliki delapan rombongan belajar (rombel), namun jumlah tersebut diperkirakan bertambah menjadi sebelas rombel pada tahun ajaran baru nanti, karena itu, fasilitas ruang kelas masih dinilai belum sepenuhnya mencukupi.

“Sebenarnya gedung ini masih belum cukup, tahun ajaran baru nanti ada sebelas rombel, jadi sementara kami akan menerapkan jadwal pagi dan sore,” ungkap Hidayati.

Meski demikian, pihak sekolah tetap bersyukur karena pembangunan dilakukan secara bertahap oleh pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, ahun ini, sekolah kembali mendapatkan tambahan dua ruang kelas dan satu laboratorium komputer melalui program revitalisasi.

“Pembangunannya memang bertahap, tidak langsung selesai semuanya, tapi kami sangat bersyukur karena perhatian pemerintah terhadap sekolah ini sangat besar,” ujarnya.

Selain ruang kelas, lahan sekolah yang cukup luas juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengembangan kegiatan siswa, termasuk pembelajaran berbasis keterampilan dan kewirausahaan.

“Tadi Pak Gubernur juga memberi masukan soal budidaya ikan, kami sangat terbuka karena lahannya luas, jadi anak-anak nantinya tidak hanya belajar di kelas, tapi juga bisa belajar keterampilan dan kewirausahaan,” katanya.

Hidayati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara atas perhatian terhadap kebutuhan pendidikan di wilayah tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan Dinas Pendidikan karena sudah memperhatikan kondisi anak-anak kami, walaupun bangunannya belum sepenuhnya cukup, setidaknya sekarang kami sudah punya tempat sendiri untuk membangun generasi muda Nunukan,” tutupnya. (**)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses