5 Jamaah Tabligh Akbar Dipulangkan Usai Dinyatakan Negatif Covid-19

by Supriyadi Rodrigers

TARAKAN, MK – Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kota Tarakan baru saja menerima  hasil pemeriksanaan swab dari Balitbangkes Surabaya yang menyatakan 5 Pasien Jamaah Tabligh Akbar Klauster Lambelu dinyatakan Negatif Covid-19.

Hal ini Disampaikan langsung oleh Juru Bicara Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti dalam Press Release Harian Melalui Video Conferensi, Minggu (23/04/2020).

“Hasil dari uji Swab Laboratorium lima Jamaah Tabligh Akbar dinyatakan negative Covid-19 saat menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tarakan dan akan dipulangkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah” Kata dr. Devi Ika Indriarti.

Dia juga berharap agar masyarakat Kota Tarakan untuk tidak stigma negative kepada orang ataupun keluarga Orang Dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Mereka sangat membutuhkan dukungan semua pihak dalam menjalani proses isolasi mandiri dirumah. Jangan dikucilkan dan jangan sampai di usir dari tempat tinggal tapi dibantu dalam pelaksanaan pengawasan mereka tingga di rumah. Jahui Penyakitnya, Jauh Virusnya Bukan Orangnya” Tegas dr. Devi Ika Indriarti saat melakukan Video Konferensi bersama awak media.

Hingga saat ini tercatat, Jumlah Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 4 orang, 1 orang meninggal dunia, sedangkan Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 233 Orang.

“Dari 4 Orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) masih menunggu hasil swab dari Balitbangkes Surabaya termasuk 1 orang yang meninggal dunia. Sedangkan dari 233 Orang Dalam Pengawasan (ODP) Pantauan yang dilakukan oleh Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 115 orang dan ODP yang selesai menjalani pantauan sebanyak 118 orang yang dinyatakan sehat serta mendapatkan surat keterangan sehat dari puskesmas” Ujarnya.

Sementara itu, jumlah kumulatif OTG (Orang Tampa Gelaja) sebanyak 350 Orang. “Dalam Pemantauan 299 Orang dan selesai dipantau 121 Orang. OTG adalah orang yang tidak bergelaja namun memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi positif Covid-19” tutupnya (*SR25)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: