TANJUNG SELOR, MK – Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Bulungan diisi dengan kegiatan edukasi keuangan bagi perempuan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), yang digelar di Sekretariat PKK, Selasa (21/4).
Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, H. Risdianto, didampingi Ketua TP PKK Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani. Program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri, BPR Bulungan, dan PT PKN.
Sekda Risdianto menegaskan pentingnya literasi finansial di tengah perkembangan zaman saat ini. Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam mengelola keuangan keluarga dan menentukan keputusan ekonomi rumah tangga.
“Literasi finansial menjadi kebutuhan penting di era sekarang. Perempuan sebagai pilar utama keluarga berperan besar dalam mengatur keuangan dan mendukung kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Ia juga mengaitkan semangat Hari Kartini sebagai dorongan bagi perempuan untuk terus berkembang dan berkontribusi, termasuk dalam pengelolaan keuangan.
“Peningkatan pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang baik, bijak serta berkelanjutan menjadi relevan bagi perempuan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani, menyampaikan apresiasi terhadap program Gencarkan yang diinisiasi OJK sejak 2024. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keuangan sekaligus memperluas akses layanan keuangan.
“Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat, khususnya perempuan, mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat,” katanya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga, pelaku UMKM, serta pelajar perempuan. Acara diisi dengan talkshow dari OJK Kaltimtara, Bank Indonesia Kaltara, Bank Mandiri, dan BPR Bulungan.
Selain itu, juga dilakukan penyerahan simbolis produk tabungan dari Bank Mandiri, Kredit Mesra dari BPR Bulungan, serta penandatanganan komitmen bersama dalam mendukung program Gencarkan di Kabupaten Bulungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan perempuan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik demi meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemandirian ekonomi.(Fy/red)

