TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Bangunan megah RSUD Akhmad Berahim kini berdiri sebagai simbol harapan baru bagi layanan kesehatan di Tana Tidung.
Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digulirkan pemerintah pusat telah menuntaskan pembangunan fisik rumah sakit tersebut. Namun, di balik rampungnya infrastruktur, masih ada pekerjaan penting yang harus segera diselesaikan agar rumah sakit ini benar-benar siap melayani masyarakat secara optimal.
Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Prof. Dr. dr. Sukardiono, MM, usai memimpin rapat koordinasi (rakor) dan pemantauan pelaksanaan PHTC di RSUD Akhmad Berahim, Rabu (22/4).
Rakor yang berlangsung di aula rumah sakit tersebut menghadirkan lintas kementerian, termasuk Kementerian Kesehatan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama Asisten I Uus Rusmanda turut hadir langsung dalam pembahasan yang berlangsung serius namun penuh optimisme.
“Secara fisik sudah selesai. Sekarang kita fokus pada pemenuhan alat kesehatan dan sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis,” ujar Sukardiono.
Ia menekankan, kehadiran dokter spesialis menjadi kunci agar rumah sakit ini tidak hanya berdiri megah, tetapi juga mampu berfungsi sebagai fasilitas rujukan yang andal. Setidaknya, terdapat tujuh spesialis dasar yang wajib tersedia, yakni spesialis penyakit dalam, kebidanan dan kandungan, anak, bedah, radiologi, anestesi, dan patologi.
Tak berhenti di situ, kebutuhan layanan kesehatan lanjutan juga menuntut kehadiran dokter spesialis tambahan seperti jantung, urologi, hingga patologi anatomi. Bahkan, untuk beberapa bidang tertentu, dibutuhkan lebih dari satu tenaga dokter agar pelayanan bisa berjalan maksimal.
“Minimal dua dokter untuk spesialis tertentu seperti jantung, urologi, dan patologi anatomi masih harus dipenuhi,” jelasnya.
Pemerintah pusat melalui Kemenko PMK memastikan akan segera berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan tersebut, termasuk pengadaan alat kesehatan yang menjadi penopang utama tindakan medis dan operasi.
Di tengah upaya tersebut, harapan masyarakat Tana Tidung pun kian menguat. Kehadiran RSUD Akhmad Berahim bukan sekadar fasilitas baru, melainkan jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan yang selama ini mengharuskan warga menempuh perjalanan jauh ke daerah lain.
Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, RSUD Akhmad Berahim diharapkan segera beroperasi penuh sebagai rumah sakit rujukan yang mampu menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas, cepat, dan merata bagi masyarakat Tana Tidung dan wilayah sekitarnya. (rko)


