BPD KKSS Tarakan Resmi Dikukuhkan, Berikut Pesan Penting Andi Sulaiman kepada Pengurus

by Suiman Namrullah

TARAKAN – Ketua Umum Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Utara, Brigjen TNI (Purn) H. Andi Sulaiman, menekankan pentingnya menjaga harmonisasi, baik di internal organisasi maupun dengan paguyuban dan masyarakat dari berbagai latar belakang di Kalimantan Utara.

Hal itu disampaikannya dalam sambutan usai mengukuhkan Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Kota Tarakan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Tarakan, Jumat malam (19/9/26).

Andi Sulaiman mengatakan, keberadaan KKSS tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat hubungan masyarakat Sulawesi Selatan, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dan hubungan yang harmonis dengan berbagai paguyuban serta kelompok masyarakat lainnya.

“Harapan saya, ciptakan harmonisasi internal. Kita punya tugas bagaimana menjaga harmonisasi teman-teman internal, kemudian harmonisasi dengan orang-orang yang ada di eksternal,” ujarnya.

Usai pengukuhan BPD KKSS Tarakan, seluruh tamu undangan berfoto bersama.

Menurutnya, KKSS secara internal terdiri dari berbagai latar belakang masyarakat Sulawesi Selatan, seperti Bugis, Makassar dan kelompok lainnya. Keragaman tersebut, kata dia, harus dirangkul dalam satu kebersamaan.

“Internal KKSS itu ada Bugis, ada Makassar dan lainnya. Kita harus rangkul menjadi satu,” katanya.

Selain memperkuat hubungan internal, Andi juga meminta KKSS dapat membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dari berbagai daerah dan suku yang hidup berdampingan di Kaltara.

“KKSS harus merangkul teman-teman dari Tidung, Dayak, Banjar, Jawa dan sebagainya. Semuanya harus kita eratkan melalui para ketua-ketua paguyuban dan komunikasi supaya ada hubungan yang baik,” tuturnya.

Ia menilai, komunikasi antarpaguyuban menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan suasana kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Menurutnya, para ketua paguyuban memiliki peran strategis untuk menjembatani komunikasi dan menjaga hubungan antarwarga.

Andi Sulaiman juga mengungkapkan pengalamannya selama memimpin BPW KKSS Kaltara. Ia menyebut proses menjalankan roda organisasi tidak selalu mudah, termasuk dalam membangun kekompakan dan menyiapkan regenerasi kepemimpinan.

Ia kemudian menceritakan penunjukan Haji Lontong sebagai sekretaris sementara yang membantunya menjalankan tugas organisasi hingga berakhirnya masa kepengurusan.

“Saya dua tahun mencari sekretaris, cukup sulit. Ketika saya membutuhkan wakil untuk kegiatan, Haji Lontong yang berkenan membantu. Kemudian saya laporkan kepada pimpinan dan akhirnya saya angkat menjadi sekretaris sementara sampai akhir masa jabatan,” jelasnya.

Menurut Andi, proses tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembelajaran mengenai pentingnya kekompakan dalam menjalankan sebuah kepengurusan.

Ia berharap proses pergantian kepemimpinan di tubuh KKSS Kaltara nantinya dapat berjalan secara tertib, lancar dan tetap mengedepankan kebersamaan.

“Jangan ada siku-siku atau macam-macam. Kita harus menjaga kekompakan dan menjalankan organisasi dengan baik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Andi menyampaikan bahwa dirinya juga telah berkomunikasi dengan jajaran pengurus terkait masa tugasnya. Ia mengatakan, dirinya sebelumnya telah menyampaikan bahwa masa tugasnya telah berakhir, namun masih diminta untuk membantu menuntaskan sejumlah agenda organisasi.

“Pak Ibnu meminta saya menjalankan tugas ini karena mungkin beliau juga banyak kesibukan. Jadi saya harus segera menuntaskan tugas-tugas yang ada,” ungkapnya.

Andi berharap kepengurusan KKSS Kota Tarakan yang baru dikukuhkan dapat menjalankan amanah organisasi dengan mengedepankan persatuan, komunikasi dan keharmonisan, baik di internal KKSS maupun bersama seluruh elemen masyarakat di Kota Tarakan.

“Ini yang saya titipkan kepada teman-teman. Bagaimana menjaga harmonisasi internal dan eksternal. Karena kita semua hidup berdampingan dan membutuhkan komunikasi yang baik,” pungkasnya.

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses