DPRD Cup II 2025 Resmi Bergulir, Ketua DPRD Ajak Warga Meriahkan dan Dukung Tim Kebanggaan

by Suiman Namrullah

TARAKAN — Gelaran DPRD Cup II 2025 resmi dimulai dan mendapat sambutan antusias dari para pecinta olahraga di Kota Tarakan. Turnamen yang digagas oleh DPRD Kota Tarakan ini kembali digelar sebagai wadah pembinaan sekaligus pencarian talenta-talenta sepak bola potensial di daerah.

Kegiatan yang berlangsung di stadion kebanggan masyarakat Bumi Paguntaka ini dimulai pada Sabtu sore (22/11/25) dibuka oleh Walikota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes hingga berakhir pada 14 Desember 2025.

Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyelenggaraan DPRD Cup merupakan komitmen lembaganya dalam mendukung kemajuan dunia olahraga, khususnya sepak bola. Ia mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas dan menjaga kebersamaan selama turnamen berlangsung.

“Yang perlu dijaga adalah kekompakan dan soliditas agar tidak terjadi perpecahan di antara kita. Saya berharap para pemain dapat tampil sportif sepanjang pertandingan,” ujarnya, Sabtu (22/11/25).

Yunus menyebutkan, turnamen tahun ini diikuti oleh 21 tim dari berbagai klub dan komunitas sepak bola di Tarakan. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut hadir memberikan dukungan langsung kepada tim-tim yang berlaga, sehingga atmosfer kompetisi menjadi lebih meriah.

Lebih jauh, ia berharap DPRD Cup dapat menjadi ajang lahirnya pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional. Para pemain terbaik akan dipantau dan dipersiapkan untuk melangkah ke level yang lebih tinggi.

“Para pemenang nanti akan dipantau. Bibit-bibit terbaik akan dipersiapkan untuk bertanding pada level yang lebih tinggi,” tegas Yunus.

Turnamen DPRD Cup II 2025 diharapkan tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung perkembangan olahraga dan mencetak atlet berprestasi dari Kota Tarakan..

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses