TARAKAN – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tarakan sekaligus Ketua DPRD Kota Tarakan, Muhammad Yunus, menegaskan komitmen Partai Gerindra untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah di wilayah Kota Tarakan pada tahun 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan doa bersama akhir tahun 2025 yang digelar Keluarga Besar Partai Gerindra Kaltara bersama DPC Partai Gerindra Kota Tarakan bersama anak yatim dan masyarakat sekitar, Rabu malam (31/12/25).
Muhammad Yunus menjelaskan, pembentukan struktur kepengurusan Partai Gerindra di Kota Tarakan relatif tidak mengalami kendala. Menurutnya, mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT), kelurahan, hingga kecamatan memiliki potensi besar untuk membentuk kepengurusan partai secara merata.
“Seperti yang disampaikan sebelumnya ketua DPD, Kota Tarakan ini tidak sulit untuk membentuk struktur ranting dan anak ranting. Harapan kami, pada 2026 nanti strukturisasi partai akan semakin diperkuat, baik di tingkat ranting, anak ranting, Badan Anak Cabang (BAC), hingga DPC,” ujarnya.

Muhammad Yunus, S.H Ketua DPC Partai Gerindra Tarakan sekaligus Ketua DPRD Kota Tarakan saat menyantuni anak yatim usai doa bersama.
Ia menyebutkan, penguatan struktur organisasi menjadi bagian penting dalam upaya mendekatkan Partai Gerindra dengan masyarakat, sekaligus memperkuat konsolidasi internal partai di tingkat akar rumput.
Menjawab pertanyaan terkait kegiatan doa bersama akhir tahun, Muhammad Yunus mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan. Namun, pelaksanaannya kali ini dilakukan dengan suasana yang lebih sederhana dan khidmat sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas musibah yang menimpa masyarakat di sejumlah daerah.
“Sebenarnya ini rutin tiap tahun. Namun karena adanya saudara-saudara kita di daerah lain, seperti Aceh dan Sumatera, yang terkena musibah, maka kegiatan pergantian tahun ini tidak kita lakukan secara euforia,” jelasnya.
Menurutnya, doa bersama tersebut menjadi sarana untuk memohon keselamatan dan keberkahan, khususnya bagi masyarakat Kota Tarakan dan bangsa Indonesia secara umum.
“Kita melaksanakan doa bersama agar kita semua, khususnya Kota Tarakan, diberikan keselamatan, dijauhkan dari musibah, serta diberikan kesejahteraan,” tutup Muhammad Yunus.
Kegiatan doa bersama tersebut berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan santunan kepada anak yatim serta doa untuk persatuan, keselamatan, dan kesejahteraan masyarakat.


