Hujan Semakin Dinantikan Saat Hotspot Karhutla Bertambah, Tapi Kemarau Belum Beranjak

by Redaksi Kaltara

Jakarta, MK – Kementerian Kehutanan RI sempat melaporkan bahwa titik hotspot high confidence di beberapa wilayah karhutla telah menurun secara signifikan, namun hari ini titik hotspot kembali meningkat.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Kehutanan RI pada Selasa, 15 September 2026, sebanyak 1.437 hotspot high confidence terdeteksi, meningkat dari 592 titik pada hari sebelumnya.

Di tengah situasi tersebut, hujan justru menjadi sesuatu yang semakin ditunggu untuk membantu meminimalkan titik hotspot di wilayah karhutla. Berdasarkan data BMKG periode 15-21 September, sekitar 81 persen Zona Musim di Indonesia telah memasuki musim kemarau dan 1.637 titik pengamatan mengalami Hari Tanpa Hujan kategori ekstrem lebih dari 60 hari berturut-turut.

Kondisi tersebut terutama ditemukan di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk sebagian Kalimantan bagian selatan, Lampung, sebagian besar Jawa, Sulawesi Selatan, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan.

Tak hanya itu, BMKG juga memperkirakan hujan dengan intensitas sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang saat ini menjadi bagian dari wilayah prioritas pengendalian karhutla.

Kondisi ini menjadi peluang yang terus dipantau pemerintah untuk mendukung pembasahan lahan dan operasi pengendalian karhutla. Namun, potensi hujan tersebut belum berarti seluruh wilayah terdampak akan mendapatkan guyuran hujan karena prakiraan BMKG juga menunjukkan kondisi atmosfer kering masih menjadi dominan pada periode tersebut.

Titik Hotspot Kembali Naik Saat Kemarau 

Berdasarkan data SiPongi Kementerian Kehutanan yang bersumber dari satelit NASA Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA-20 hingga Senin, 14 September 2026 pukul 21.05, berikut persebaran 1.437 titik titik hotspot high confidence di enam provinsi pengendalian karhutla:

  • Kalimantan Tengah: 689 titik, meningkat dari 89 titik
  • Kalimantan Barat: 203 titik, meningkat dari 14 titik
  • Sumatera Selatan: 116 titik, meningkat dari 49 titik
  • Kalimantan Selatan: 112 titik, meningkat dari 28 titik
  • Jambi: 9 titik, turun dari 17 titik
  • Riau: 0 titik, tetap nihil hotspot high confidence

Dengan terjadinya peningkatan titik hotspot high confidence, Kemenhut bersama tim gabungan memperkuat pengendalian melalui patroli, groundcheck, pemadaman darat, water bombing, pembasahan lahan, hingga operasi modifikasi cuaca sesuai kondisi meteorologis. (Wisa Irena Br Sitepu)

(ANN)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses