TANA TIDUNG, Metrokaltara. com – Menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung terus mematangkan berbagai persiapan.
Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali bersama Wakil Bupati Tana Tidung Sabri, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), para asisten serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, turun langsung melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus gladi resik Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung, Sabtu (15/8/2026). Monev dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan menuju pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang benar-benar siap, mulai dari kesiapan personel hingga teknis pelaksanaan di lapangan.
Dalam gladi resik tersebut, para anggota Paskibraka menjalani simulasi rangkaian pengibaran bendera. Setiap gerakan menjadi perhatian, mengingat ketepatan langkah, kekompakan, kedisiplinan dan konsentrasi menjadi bagian penting dalam menyukseskan upacara kemerdekaan.
Bupati Ibrahim Ali juga memberikan arahan secara langsung kepada para Paskibraka. Ia meminta seluruh anggota menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjaga kekompakan hingga pelaksanaan upacara.
“Jaga disiplin, kekompakan dan konsentrasi. Tugas ini merupakan kehormatan. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan berikan yang terbaik,” pesan Ibrahim kepada para Paskibraka.
Menurutnya, gladi resik bukan sekadar latihan terakhir, tetapi menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung berbagai kemungkinan yang perlu diperbaiki sebelum hari pelaksanaan.
Karena itu, seluruh unsur yang terlibat diminta tidak menganggap remeh setiap tahapan. Koordinasi antara panitia, Paskibraka, petugas upacara, perangkat daerah serta unsur pendukung lainnya harus terus diperkuat.
Momentum tahun ini juga memiliki arti tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Untuk pertama kalinya, Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI akan dilaksanakan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Tana Tidung.
Pelaksanaan di kawasan pusat pemerintahan tersebut menjadi bagian dari momentum penting perjalanan pembangunan Kabupaten Tana Tidung, sekaligus memperlihatkan kesiapan kawasan pemerintahan baru sebagai pusat berbagai aktivitas pemerintahan daerah.
Bupati Ibrahim Ali berharap seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan dapat menghasilkan pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib, khidmat dan lancar.
“Yang paling penting adalah bagaimana seluruh rangkaian berjalan dengan baik. Kita ingin pelaksanaan upacara tahun ini menjadi momentum yang membanggakan bagi masyarakat Tana Tidung,” ujarnya.
Dengan gladi resik dan monev yang dilakukan secara langsung, Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memastikan seluruh kekurangan yang masih ditemukan dapat segera dibenahi sebelum pelaksanaan upacara 17 Agustus.
Kini, para Paskibraka tinggal menunggu hari pelaksanaan untuk menjalankan tugas yang telah mereka persiapkan selama masa latihan.
Di balik langkah tegap dan gerakan yang harus seragam, tersimpan tanggung jawab besar untuk mengibarkan Sang Merah Putih dalam momentum peringatan kemerdekaan bangsa.
Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Tana Tidung pun diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, nasionalisme dan kebanggaan masyarakat terhadap daerah yang terus berkembang. (rko)


