TARAKAN – Pelatihan Strategi Komunikasi (Strakom) dan pembekalan Toolkit Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) Kalimantan Utara yang dilaksanakan oleh Tim SPEAK Indonesia telah selesai digelar.
Kegiatan yang berlangsung dari Sabtu hingga Minggu (3-4/10/26) tersebut diikuti peserta, fasilitator, serta narasumber dan sejumlah pihak yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan program M4CR di Kalimantan Utara.
Stakeholder Engagement (SE) SPEAK Indonesia Kaltara, Riskiyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh peserta, narasumber, fasilitator, dan seluruh tim yang telah terlibat dalam kegiatan Pelatihan Strategi Komunikasi dan Toolkit Program M4CR Kaltara,” ujar Riskiyanto saat ditemui usai kegiatan, Minggu (4/10/26).
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pemikiran, serta masukan melalui proses diskusi dan pembelajaran bersama.
Ia berharap materi dan hasil pelatihan dapat diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, khususnya dalam memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan keterlibatan para pihak dalam mendukung program M4CR di Kalimantan Utara.
“Semoga hasil pelatihan ini dapat kita implementasikan di lapangan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi, kolaborasi, serta keterlibatan para pihak dalam mendukung program M4CR di Kalimantan Utara,” katanya.
Riskiyanto juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dalam penyambutan, pelayanan maupun proses kegiatan.
Ia berharap hubungan dan sinergi yang telah terbangun selama kegiatan dapat terus dipertahankan dan dikembangkan melalui agenda-agenda berikutnya.
“Semoga silaturahmi dan sinergi yang sudah terbangun dapat terus kita jaga. Sampai bertemu pada agenda berikutnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyebut agenda selanjutnya akan diarahkan pada Forum KKMD yang dijadwalkan menjadi ruang untuk sosialisasi dan pembahasan Draf Kajian Strategi Komunikasi M4CR.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari proses penguatan strategi komunikasi dan koordinasi antarpihak dalam mendukung pelaksanaan program M4CR di Kalimantan Utara.
“Terima kasih semuanya. Salam kolaborasi,” pungkas Riskiyanto.


