TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pembangunan jembatan di Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung. Pada Selasa (26/5/2026) pukul 09.30 Wita, personel Kodim 0914/TNT bersama personel Yon TP 922/Upun Taka dan masyarakat setempat melanjutkan pengerjaan pengecoran siring pinggiran jembatan sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur penghubung desa.
Pengerjaan yang terus dikebut tersebut menunjukkan progres pembangunan yang semakin signifikan. Di tengah kondisi medan yang cukup menantang dan kebutuhan material yang harus ditangani secara bertahap, personel Satgas bersama warga tetap menunjukkan kekompakan dan semangat tinggi demi memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.
Sejak pagi hari, suasana di lokasi pembangunan dipenuhi aktivitas gotong royong. Sejumlah personel dan warga terlihat bahu-membahu mengangkut material berupa pasir, batu dan semen, sementara tim lainnya fokus melakukan pengadukan campuran cor hingga tahap pengecoran dan perapian siring di sisi jembatan.
Kekompakan antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang tidak hanya menggambarkan kerja fisik semata, namun juga memperlihatkan semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas yang sangat dibutuhkan warga.
Pengecoran siring pinggiran jembatan memiliki peran penting dalam mendukung kekuatan konstruksi secara keseluruhan. Siring yang dicor berfungsi memperkuat struktur pinggiran agar lebih kokoh, sekaligus melindungi area sekitar jembatan dari ancaman abrasi dan gerusan arus air di bantaran sungai.
Dengan konstruksi yang semakin kuat, keberadaan jembatan diharapkan mampu bertahan dalam jangka panjang serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melintasinya.
Kehadiran personel Kodim 0914/TNT dan Yon TP 922/Upun Taka dalam proses pembangunan ini juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tidak hanya hadir sebagai pengaman wilayah, TNI turut terlibat langsung membantu masyarakat menghadirkan infrastruktur yang menjadi urat nadi mobilitas desa.
Bagi warga Desa Buong Baru, pembangunan jembatan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan harapan besar terhadap akses yang lebih baik. Selama ini, keterbatasan sarana penghubung menjadi salah satu kendala dalam menunjang aktivitas masyarakat, baik untuk kebutuhan pendidikan, distribusi hasil pertanian maupun kegiatan ekonomi lainnya.
Dengan terus dikebutnya pengerjaan pengecoran siring pinggiran jembatan, masyarakat berharap pembangunan dapat segera rampung sehingga akses antarwilayah menjadi lebih lancar, aman dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa. (rko)


