Jual Gas 3 Kilogram di Atas HET, Siap-siap Izin Dicabut

by Redaksi Kaltara

Tarakan – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II DPRD Tarakan bersama Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tarakan, Satpol PP, Pertamina, agen gas beserta Ketua Asosiasi Gas LPG 3 kilogram berlangsung di ruang rapat sekretariat DPRD Tarakan. Rabu, 29/04.

Dalam RDP tersebut membahas tentang tingginya harga tabung gas 3 kilogram di bumi paguntaka hingga  mencapai Rp.90.000,- pertabung, hal ini terungkap dalam dalam rapat yang di inisiasi oleh Komisi dua untuk menyikapi keluhan dan laporan dari masyarakat.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tarakan, H. Muhammad Yusuf mengungkapkan, RDP yang di gelar hari ini sebagai tindak lanjut Komisi II dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya menyangkut harga tabung gas tiga kilogram.

“Jika melihat kondisi di lapangan, terjadi harga jauh dari harga eceran tertinggi (HET), informasi dari pertamina bahwa HET gas 3kg adalah Rp. 16.000,- sementara informasi yang kami dengar dari Satpol PP dan masyarakat, ada yang sampai Rp.90.000,-  dengan situasi seperti sekarang ini, Komisi II merasa terpanggil untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat”, ungkapnya.

Rapat Dengar Pendapata (RDP) Komisi II dengan Instansi terkait membahas tingginya hrga tabung gas 3kg di Kota Tarakan.

Lebih lanjut legislator Partai NasDem ini menjelaskan, dari hasil rapat dengar perdapat hari ini menyepakati beberap poin penting yang di tuangkan dalam rekomendasi dalam rangka mengatasi tingginya harga tabung gas 3 kilogram di Kota Tarakan.

“Dari hasil rapat Komisi II bersama  Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tarakan, Satpol PP, Pertamina, agen gas beserta Ketua Asosiasi Gas LPG 3 kilogram merekomendasikan empat poin dengan harapan ini dilaksanakan dan di tindak lanjuti”, terangnya.

Terkait dengan peran Disperindagkop dan Satpol PP dalam pelaksanaan rekomendasi dimaksud, Muhammad Yusuf merincikan, kedua instasi tersebut merupakan leading sector dalam mengatasi permasalahan ini, dan keduanya memiliki kewenangan melakukan tindakan tegas bahkan mencabut izin usaha terhadap para agen dan pangkalan yang menjual harga tabung gas 3 kilogram di atas HET.

Berikut empat Rekomendasi Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Tarakan:

  1. Mendesak PT.Pertamina Tarakan untuk mencabut Ijin bagi siapa saja yang menjual tabung gas 3 kilogram tidak sesuai dengan Harga Enceran Tertinggi (HET).
  2. Mendesak Pemerintah Kota Tarakan mencabut izin Pangkalan yang tidak mengindahkan sesuai Harga Enceran Tertinggi.(HET).
  3. Satpol PP Mengadakan pengawasan/Pengawalan gas LPG 3 kiologram mulai dari Pangkalan hinngga konsumen.
  4. Pemerintah Kota Tarakan melakukan dengan segera pemetaan dan pendataan terhadap pendistribusian tabung gas 3 kilogramdi masyarakat.

(Rz/Red)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: