Kejati Bentuk Tim Pendamping Percepatan Pembangunan

by Setiadi
Kepala Kejati Kaltim Abdoel Kadiroen saat tiba di Bandara Juwata Tarakan.

Kepala Kejati Kaltim Abdoel Kadiroen saat tiba di Bandara Juwata Tarakan.

Tarakan, MK ā€“ Adanya Intruksi PresidenĀ  (Inpres) Nomor 1 Tahun 2016 Ā terkait tidak perlu ragunya pejabat dalam menggunakan anggaran sebagai wujud mempercepat pembangunan mendapat apresiasi dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim.

Bahkan, Kejati Kaltim telah mengintruksikan Kejaksaan Negeri (Kejari) di setiap kabupaten/kota membentuk Tim Pendamping Percepatan Pembangunan. ā€œInpres Nomor 1 silahkan dilakukan dalam rangka percepatan pembangunan, jadi tidak perlu ada rasa takut,ā€Ā  ujar Kepala Kejati Kaltim Abdoel Kadiroen di Bandara Internasional Juwata Tarakan kepada Metro Kaltara, Senin (17/10).

Pembentukan Tim Pendampingan Percepatan Pembangunan daerah merupakan programĀ  dari kejaksaan. Hal itu bagian dari upaya mengawasi pejabat-pejabat yang memiliki proyek sehingga bisa cepat selesai dengan baik.

ā€œOleh sebab itu Kejaksaan mempunyai program Tim Pendampingan Percepatan Pembangunan daerah. Kejaksaan bisa Ā mendampingi proyek-proyek biar cepat selesai,ā€ Ā tegasnya.

Terkait kedatangannya di Kalimantan Utara, Abdoel mengaku untuk melakukan pemantauan (evaluasi)Ā  hasil inspeksi kinerja di setiap kejaksaan di Kaltara yaitu Kajari Tarakan, KabupatenĀ  Bulungan, Ā Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Malinau.

ā€œPemantauan hasil Inspeksi umum,Ā  kegiatan rutin atau kinerja yang kita evaluasi kinerja hasilnya apa. KemudianĀ  dalam rangka juga terkait dengan penyerapan anggaran yang ditekankan oleh pemerintah,ā€ bebernya.

Selain melakukan pemantauan hasil kinerja di setiap kejaksaan, ia juga akan melakukan peninjauan lokasi di Kabupaten Tanah Tidung (KTT) untuk pembangunan cabang kantor kejaksaan. ā€œJuga dalam rangka cek lokasi, saya mau rencana buka cabang kejaksaan negeri di KTT. Artinya kejaksaan yang antinya ada di KTT itu di bawah Kabupaten Bulungan,ā€ tuturnya. (aras/sti)

 

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: