Selain itu terdapat sejumlah persiapan yang harus dilakukan, misalnya penyiapan Rumah Sakit Pendidikan (RSP). Gubernur menyebut pembentukan itu secara bertahap dilakukan, di mana RSUD dr Jusuf SK bakal menjadi RSP untuk menunjang berjalannya Prodi Kedokteran di UBT.

“Secara bertahap itu akan kita lakukan. Dengan hadirnya RSP di Kaltara tentu akan memberikan dampak bagi peningkatan layanan rumah sakit itu sendiri. Sebab, pelayanan yang dilakukan berdasarkan acuan penelitian dari RSP,”terangnya.

Tindaklanjutnya, kata Gubernur adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Kaltara dengan UGM sebagai pendamping Prodi Kedokteran UBT.

“Mas Menteri meminta pemerintah di daerah agar saling berkoordinasi dengan Kemendikbud Ristek dan Kementerian Kesehatan. Agar secara bertahap Prodi ini dapat terwujud secara cepat,”tuntasnya. (dkisp)