Minim Pemandu Wisata Out Bond, Disparpora Gelar Pelatihan

by Muhammad Reza

Nunukan ā€“ Menjawab persoalan masih kurangnya tenaga pemandu wisata buatan (out bond) yang terampil dan terlatih di Kabupaten Nunukan, Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Nunukan menggelar pelatihan pemandu wisata buatan (out bond) di PARAS Perbatasan, Senin (9/12).


Pelatihan direncanakan berlangsung selama 3 hari, dan diikuti oleh 165 pelaku usaha pariwisata, diantaranya para pemandu wisata, anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengelola objek wisata buatan, dan para pelaku usaha kuliner di PARAS Perbatasan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Serfianus yang membuka pelatihan tersebut menyatakan bahwa Kabupaten Nunukan yang berada di wilayah perbatasan memiliki potensi wisata yang cukup besar yang bisa menarik minat para wisatawan. Apalagi banyak wisatawan dari mancanegara yang transit atau singgah di Pelabuhan Nunukan saat hendak melanjutkan perjalanan wisatanya dari Negara Malaysia menuju objek ā€“ objek wisata di tanah air.

Potensi besar tersebut harus disambut positif, dan digarap secara serius oleh seluruh stakeholder pariwisata, mulai pemilik hotel dan restaurant dan para pelaku usaha pariwisata lainnya, termasuk diantaranya adalah para pemandu wisata buatan.

Keberadaan pemandu wisata yang terlatih dan professional, kata Serfianus, akan sangat berpengaruh terhadap citra pariwisata di mata para wisatawan yang datang. ā€œKedatangan para wisatawan, apalagi dari luar negeri harus benar -benar dilayani dan dipandu dengan baik, karena kalau satu kali saja seorang turis merasakan pelayanan yang diterima tidak memuaskan maka hal itu akan disampaikan kepada rekan ā€“ rekanya, dan ini akan membawa citra buruk bagi sektor kepariwisataan kita dan itu sangat merugikan,ā€ kata Serfianus.

Sementara itu, selain akan diiisi dengan penyampaian materi tentang pengembangan pemandu wisata buatan, dalam pelatihan tersebut juga akan dilakukan praktek lapangan di Taman Wisata Air terjun Binusan. (RED/HUMAS)

Related Articles

Bagaimana Tanggapan Anda?....

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: