TANA TIDUNG, Metrokaltara.com – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, terus menunjukkan perkembangan. Personel TNI bersama masyarakat setempat kini melanjutkan pekerjaan dengan memasang rangka bekisting sebagai persiapan pengecoran lantai atau dek jembatan gantung, Sabtu (7/11/2026).
Pemasangan rangka bekisting menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pembangunan jembatan. Struktur tersebut berfungsi sebagai cetakan sekaligus penopang sementara untuk menahan adukan beton saat pengecoran berlangsung, sehingga bentuk, ukuran, serta ketebalan dek jembatan dapat sesuai dengan perencanaan konstruksi.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan perhitungan yang matang. Sebab, pemasangan bekisting harus dipastikan kuat, kokoh, dan stabil agar mampu menopang beban beton selama proses pengecoran hingga mencapai tingkat kekuatan yang dibutuhkan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya penyediaan infrastruktur penghubung, tetapi juga merupakan langkah penting dalam membuka akses masyarakat di wilayah Desa Buong Baru dan sekitarnya.
Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga, terutama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, mengangkut hasil perkebunan, serta mendukung akses anak-anak menuju sekolah.
Selama ini, akses transportasi dan keterhubungan wilayah menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat. Karena itu, kehadiran jembatan gantung ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam menunjang aktivitas sosial, pendidikan, maupun perekonomian warga.
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat bersama personel TNI dalam setiap tahapan pekerjaan turut memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong. Kebersamaan tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun untuk kepentingan bersama.
Dengan terus berlanjutnya tahapan pekerjaan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Buong Baru diharapkan dapat berjalan lancar hingga tahap penyelesaian dan segera dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan ini bukan sekadar menghadirkan sebuah jembatan, melainkan membuka akses, mendekatkan pelayanan, serta menghubungkan harapan masyarakat untuk kehidupan yang lebih baik. (rko)

