BULUNGAN, MK – Pemerintah Kabupaten Bulungan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung lahirnya generasi Qurani berprestasi. Sebanyak 10 peserta asal Kabupaten Bulungan yang berhasil meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di Kabupaten Malinau dipastikan akan mengikuti MTQ Nasional 2026 dengan pembiayaan penuh dari Pemkab Bulungan.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bulungan, Syarwani, sebagai bentuk apresiasi kepada putra-putri terbaik daerah yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bulungan di tingkat provinsi.
“Melalui LPTQ Kabupaten Bulungan, saya sudah berkomitmen. Kami pastikan 10 orang juara satu asal Kabupaten Bulungan yang tampil pada MTQ di Malinau akan kita ikut sertakan pada MTQ Nasional 2026. Seluruh pembiayaannya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan,” tegas Syarwani.
Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin prestasi para qari dan qariah muda Bulungan berhenti hanya di tingkat provinsi akibat keterbatasan kesempatan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, Pemkab Bulungan memberikan dukungan penuh agar mereka dapat memperoleh pengalaman berkompetisi di tingkat nasional sekaligus meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri.
Bupati juga meminta para peserta untuk tetap fokus mengembangkan kemampuan di bidang seni baca Al-Qur’an dan tidak merasa khawatir terhadap dukungan pemerintah.
“Saya yakin adik-adik kita memiliki kemampuan luar biasa. Bagi yang meraih juara satu di Malinau, tidak perlu khawatir. Kita akan teruskan bakat mereka hingga ke panggung nasional,” ujarnya.
Syarwani menjelaskan, MTQ Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung pada September mendatang. Ia berharap seluruh peserta asal Bulungan dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu membawa nama baik Kabupaten Bulungan sekaligus mengharumkan Provinsi Kalimantan Utara di tingkat nasional.
Menurutnya, para juara tersebut merupakan generasi muda terbaik yang telah membuktikan kualitasnya melalui prestasi di tingkat provinsi. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk membuka jalan agar prestasi mereka terus berkembang.
“Ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab pemerintah daerah. Kita ingin memberikan apresiasi nyata kepada anak-anak kita yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bulungan,” katanya.
Syarwani menegaskan, jangan sampai perjalanan prestasi para qari dan qariah Bulungan terhenti di tingkat provinsi. Pemerintah daerah ingin memberikan ruang yang lebih luas agar mereka memperoleh pengalaman bertanding di level nasional dan mampu bersaing dengan peserta terbaik dari seluruh Indonesia.
Melalui dukungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap semakin banyak generasi Qurani yang lahir dari daerah ini. Tidak hanya unggul dalam tilawah dan seni baca Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi duta daerah yang membanggakan serta membawa harum nama Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kalimantan Utara di tingkat nasional. (Fy/red)

